Tuban (beritajatim.com) – Viral di media sosial, seorang pengamen yang memakai kostum badut diduga menjadi sasaran amukan seorang pengendara motor usai menyeberang dan terserempet kendaraan tersebut.
Pengendara yang tidak terima karena badut itu menyeberang langsung berhenti dan memaki-maki si badut. Bahkan, badut tersebut diduga ditampar serta diminta bersujud untuk meminta maaf kepada pengendara tersebut.
Akibat kejadian itu, warga yang berada di lokasi mencoba melerai. Tak sedikit dari mereka juga membela si badut karena merasa kasihan.
Seorang saksi bernama Arina (26), warga Tuban, saat itu sedang makan soto tepat di depan lokasi kejadian yang terekam dalam video viral tersebut. Tiba-tiba suasana menjadi ramai karena ada yang terserempet.
“Saat didekati, ternyata seorang badut terserempet sedikit sampai ember berisi uang itu berserakan,” ujar Arina, Kamis (4/6/2026).
Masih menurut Arina, kejadian tersebut terjadi tadi malam. Badut itu hendak menyeberang dari arah selatan. Saat posisi badut sudah berada di tengah jalan, seorang pengendara yang melaju dari arah barat ke timur tidak sengaja menyenggol badut hingga ember miliknya terjatuh.
“Lalu tiba-tiba bapak-bapak tersebut putar balik dan memaki-maki bapak badut sambil menyuruh bapak badut sujud minta maaf,” kata Arina.
Tak hanya itu, kepala badut juga ditoyor-toyor oleh pengendara, ditampar, hingga dimaki-maki. Akibatnya, si badut langsung terduduk di pinggir trotoar sambil meminta maaf kepada pengendara tersebut.
“Bapak badutnya sudah minta maaf karena merasa sama-sama salah, tapi bapak berkumis itu masih tidak terima dan terus memaki-maki,” imbuhnya.
Bahkan dalam kejadian tersebut, pengendara itu sudah diteriaki warga. Namun karena diduga malu dan tidak terima, ia masih melampiaskan amarahnya kepada badut tersebut hingga membuat warga geram. “Kasihan mbak, badutnya. Arogan sekali bapak-bapak berkumis itu,” tutup Arina. [dya/kun]






