Malang (beritajatim.com) – Ratusan siswa kelas 12 SMK Negeri 3 Kota Malang menggelar acara perpisahan bertajuk “GATASMA 2026: The Legacy of Us” di Hotel Ijen Suites, Kamis (21/5/2026).
Berbeda dengan acara seremonial pada umumnya, kegiatan ini murni diinisiasi dan dikelola secara mandiri oleh para siswa sebagai bentuk syukuran atas kelulusan mereka.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 13.30 WIB ini menjadi ajang bagi 495 siswa untuk merayakan kebersamaan selama tiga tahun menempuh pendidikan. Dengan semangat “Where’s Every Memories Captured”, acara ini dihadiri pula oleh bapak, ibu guru, dan karyawan sebagai tamu undangan.
Waka Kesiswaan SMK Negeri 3 Kota Malang, Izzul Mutho’, S.Pd., menjelaskan bahwa nama GATASMA sendiri merujuk pada filosofi 3 Tahun Bersama atau Ga-Tasma. Menurutnya, acara ini merupakan bentuk kemandirian siswa yang sudah menyandang status alumni setelah pengumuman kelulusan.
”Untuk kegiatannya ini murni full dari ide anak-anak sendiri. Mulai dari kepanitiaan, penggalangan dana, hingga sponsorship, itu murni dari mereka. Proses persiapannya memakan waktu kurang lebih dua bulan,” ujar Izzul Mutho’ pada beritajatim.com.
Izzul menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini sangat positif, yakni meninggalkan kesan mendalam selama menjadi siswa di SMK Negeri 3 Malang. Salah satu agenda utama yang menonjol adalah aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dari Yayasan Al-Husna.
”Anak-anak melakukan charity. Dana yang terkumpul diberikan kepada Yayasan Al-Husna. Ibu Kepala Sekolah, Ibu Vivi Afianti, S.Pd.,M.M., bersama perwakilan paguyuban dan guru juga turut memberikan santunan secara langsung,” imbuhnya.
Kesuksesan kemandirian siswa ini pun mendapat apresiasi tinggi dari wali murid. Azizatul Asma, ibunda dari siswa bernama Pelangi Indah Lestari, mengaku bangga atas kerja keras yang ditunjukkan oleh angkatan GATASMA 2026 ini.
”Terima kasih anak-anakku, kalian hebat. Kami bangga mereka bisa menyelenggarakan acara ini dengan sukses dan lancar. Kebersamaan dan kerja keras mereka dibayar dengan kesuksesan acara ini. Kami selalu berdoa anak-anakku selalu sukses di masa depan dan selalu Allah ridhoi di setiap langkahnya,” ungkap Azizatul Asma penuh haru.

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana GATASMA 2026 yang juga siswa kelas 12 jurusan Desain dan Produksi Busana, Sukma Nafisya Nur Aini, menegaskan bahwa kemandirian menjadi kunci utama kesuksesan acara ini. Ia menyebut sekolah dan guru hanya berperan sebagai pengawas dan pendamping.
”Seluruh kepanitiaan dari siswa kelas 12, tidak melibatkan guru sama sekali dalam operasionalnya. Mulai dari pembentukan panitia, penyusunan acara, hingga pengelolaan keuangan, semua dari siswa. Ini bertujuan melatih kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja keras tim kami,” ungkap Sukma.
Selain aksi sosial dan penampilan seni dari ekstrakurikuler serta perwakilan kelas, acara ini juga menghadirkan sesi motivasi dari influencer ternama asal Kota Malang, Gilang Herlambang. Kehadiran sosok motivator tersebut bertujuan memberikan gambaran masa depan kepada para lulusan terkait konsep BMW (Bekerja, Melanjutkan, atau Berwirausaha).
Acara GATASMA 2026 diharapkan menjadi warisan semangat bagi adik kelas di SMK Negeri 3 Kota Malang tentang merayakan kelulusan dengan kegiatan yang produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi sesama.
”Di situ dijelaskan oleh Mas Gilang terkait setelah lulus mau apa? Apakah bekerja, melanjutkan kuliah, atau berwirausaha sesuai tujuan SMK yakni BMW. Dari situ teman-teman mendapatkan gambaran melalui pemaparan beliau, sebelum akhirnya acara ditutup dengan hiburan,” tutup Sukma. (dan/ted)






