Surabaya (beritajatim.com) – Cara investor ritel mempelajari pasar modal kini mengalami perubahan. Jika sebelumnya edukasi investasi identik dengan seminar formal dan laporan riset, kini investor lebih tertarik pada pendekatan yang interaktif serta berbasis praktik langsung mengikuti dinamika pasar secara real-time.
Melihat tren tersebut, PT BNI Sekuritas menghadirkan program Live Trading dan Market Update sebagai sarana edukasi investasi yang dinilai lebih praktis dan relevan dengan kebutuhan investor masa kini.
Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, Teddy Wishadi mengatakan pihaknya secara aktif menyelenggarakan program Live Trading maupun Market Update, baik secara offline di berbagai kota besar maupun secara daring.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, BNI Sekuritas menggelar acara Live Trading dan Market Update bagi investor di Hotel Double Tree Jalan Tunjungan Surabaya pada 8 Mei 2026.
Kota Surabaya dipilih karena aktivitas pasar modal di Jawa Timur menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Timur, total transaksi saham di wilayah tersebut pada November 2025 mencapai Rp51,840 miliar atau tumbuh 107,70 persen secara tahunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp24,959 miliar.
Sementara itu, data Bursa Efek Indonesia Jawa Timur mencatat jumlah investor pasar modal di provinsi tersebut telah mencapai sekitar 2 juta Single Investor Identification (SID) hingga 2025, atau sekitar 10 persen dari total investor nasional.
“Peningkatan tersebut mencerminkan pendalaman pasar modal yang semakin kuat di Jawa Timur. Antusiasme investor di Surabaya juga sangat besar, terutama dari investor muda yang ingin belajar investasi dengan cara yang lebih praktis dan sesuai kondisi pasar,” ujar Teddy.
Menurutnya, investor saat ini tidak hanya membutuhkan akses transaksi, tetapi juga pendampingan agar mampu memahami dinamika pasar secara lebih komprehensif.
Dalam sesi Live Trading, peserta diajak melihat langsung bagaimana tim Retail Research BNI Sekuritas membaca arah pasar, menganalisis sentimen, hingga menentukan momentum transaksi saham ketika perdagangan berlangsung secara real-time.
Selain itu, peserta juga mengikuti sesi Market Update yang membahas berbagai isu pasar terkini, mulai dari sentimen global, arah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hingga sektor-sektor yang dinilai menarik untuk dicermati investor.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menilai pendekatan edukasi berbasis praktik semakin penting di tengah kondisi pasar yang bergerak cepat dan dinamis.
“Investor perlu mendapatkan insight yang relevan dan mudah dipahami agar bisa lebih percaya diri dalam mengambil keputusan investasi, baik untuk trading jangka pendek maupun investasi jangka panjang,” kata Fanny.
Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari peserta karena dinilai memberikan wawasan yang lebih aplikatif dibandingkan edukasi pasar modal konvensional.
Salah satu peserta, Alfian Limardi yang telah menjadi nasabah BNI Sekuritas sejak 2016, mengaku memperoleh perspektif baru terkait hubungan antara pasar global dan pergerakan saham domestik.
“Banyak hal yang saya pelajari, terutama bagaimana emiten di dalam negeri ternyata memiliki hubungan yang cukup kompleks dengan kondisi ekonomi global maupun pergerakan indeks saham luar negeri,” ujarnya.
Peserta lainnya, Eko Wahyudi, menilai program Market Update memberikan manfaat nyata dalam membaca peluang investasi ke depan, termasuk menyongsong prospek pasar pada 2026.
“Acara ini sangat bermanfaat karena memperkaya pemahaman kita dalam membaca peluang pasar ke depan. Dengan insight dari para narasumber yang tepercaya dan berpengalaman, saya jadi lebih yakin dalam melihat potensi 2026, meskipun kondisi pasar saat ini sangat dinamis,” tutur Eko.
Selain mengikuti sesi edukasi, peserta juga memanfaatkan aplikasi BIONS untuk mendukung aktivitas investasi, mulai dari memantau pergerakan pasar secara real-time hingga melakukan transaksi saham.
Melalui berbagai program edukasi dan engagement investor, termasuk kompetisi trading BIONS Cuanpionship, BNI Sekuritas terus memperkuat perannya sebagai mitra investasi yang aktif mendukung peningkatan literasi dan kualitas investor ritel di Indonesia. (ted)






