Ringkasan Berita:
- Rumah warga di Kedung Anyar Surabaya terbakar pada Senin dini hari.
- Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar di lantai dua rumah.
- Sebanyak 12 mobil pemadam dan empat tim rescue dikerahkan ke lokasi.
- Rumah dan sepeda motor milik korban ludes dilalap api.
Surabaya (beritajatim.com) – SA, warga Jalan Kedung Anyar Tengah 1, Kecamatan Sawahan, Surabaya, hanya bisa pasrah melihat rumah dan sepeda motornya hangus terbakar pada Senin (18/5/2026) dini hari.
Kebakaran hebat yang terjadi di kawasan padat penduduk itu membuat warga panik. Meski sempat berusaha memadamkan api secara mandiri bersama warga sekitar, kobaran api terus membesar hingga akhirnya petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya mengerahkan 12 mobil tempur dan empat tim rescue ke lokasi.
Salah satu tetangga korban, Andik, mengatakan api pertama kali muncul dari lantai dua rumah sekitar pukul 02.10 WIB.
“Api dari lantai 2 terlebih dahulu baru merembet ke lantai 1,” kata Andik di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, saat api mulai membesar, korban sempat berteriak meminta tolong sambil berusaha memadamkan kobaran api yang terus merambat ke bagian rumah lainnya.
Karena khawatir api menjalar ke rumah warga lain di sekitar lokasi yang padat penduduk, warga kemudian melapor ke call center 112 Kota Surabaya.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi langsung melakukan proses pemadaman dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 02.48 WIB.
“Karena takut apinya merembet ke rumah lain ada yang lapor ke call center. Apalagi di sini kawasan padat penduduk. Selain rumah motornya yang diparkir di bawah juga ludes,” imbuh Andik.
Berdasarkan keterangan resmi dari tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, api sempat merembet ke bangunan yang berada di samping rumah korban. Namun berkat kesigapan petugas, kerusakan bangunan sekitar hanya mencapai sekitar lima persen.
Saat ini tim Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Namun berdasarkan pengakuan korban, api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang jatuh dan merambat ke barang-barang di lantai dua rumah hingga memicu kebakaran besar. [ang/beq]





