Pasuruan (beritajatim.com) – Jalur menurun di Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, kembali memakan korban jiwa setelah satu unit truk kontainer mengalami rem blong pada Selasa (12/5) malam. Kendaraan besar tersebut melaju tak terkendali hingga oleng ke kanan dan berakhir dengan hantaman keras pada sebuah pohon peneduh jalan.
Kecelakaan tunggal ini mengakibatkan bagian depan truk ringsek parah dan menjepit ruang kemudi. Akibat benturan maut tersebut, sopir dan satu orang penumpang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka berat yang diderita.
“Insiden ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia di TKP, yakni pengemudi dan penumpang truk kontainer tersebut,” ujar Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, Rabu (13/5). Jenazah kedua korban, Sugiantoro dan Erwan Roosadi, langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk keperluan visum.
Berdasarkan penyelidikan awal, armada bernopol N-8788-UR itu semula berjalan dari arah Selatan menuju Utara. Namun, saat memasuki medan jalan yang menurun, sopir diduga gagal menguasai laju kendaraan hingga berujung pada tabrakan fatal.
“Pengemudi diduga kurang berhati-hati dan tidak mampu mengendalikan kendaraannya saat posisi jalan menurun,” tambah Joko. Pihak kepolisian juga mencatat kerugian materiil akibat kerusakan bodi kendaraan mencapai 20 juta.
Unit Laka Lantas Polres Pasuruan telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut. Petugas juga mengimbau para sopir kendaraan berat untuk rutin mengecek kelaikan fungsi rem, terutama saat akan melintasi jalur pegunungan yang curam. (ada/aje)






