Surabaya (beritajatim.com) – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) IBI Surabaya menyampaikan perkembangan terbaru mengenai kondisi kesehatan para siswa yang menjadi korban keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin kemarin.
Direktur Utama (Dirut) RSIA IBI Surabaya, dr. Ramli Tarigan, mengungkapkan bahwa pasca-perawatan intensif yang dilakukan sejak kemarin, masih terdapat sejumlah siswa yang harus menjalani rawat inap hingga Selasa (12/5/2026).
”Tujuh orang (siswa yang masih rawat inap). Semua rata-rata (mengalami keluhan serupa) mual, muntah, dan diare,” ujar Ramli.
Meski demikian, Ramli menjelaskan bahwa kondisi ketujuh pasien tersebut saat ini sudah berangsur membaik dibandingkan saat pertama kali tiba di rumah sakit.
Namun, terkait prosedur pemulangan pasien, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di bawah wewenang dan tanggung jawab dokter spesialis anak yang mendampingi.
“Untuk memulangkan ataupun juga merawat inap itu nanti hak dokter yang memang dokter spesialis anak,” jelasnya lebih lanjut.
Berdasarkan data rumah sakit, sejak hari Senin kemarin RSIA IBI Surabaya telah memberikan perawatan intensif kepada total 129 orang yang terdampak insiden tersebut.
Dari total korban tersebut, dr. Ramli merinci bahwa terdapat 5 orang guru dan 124 orang siswa yang mendapatkan penanganan medis akibat keracunan menu MBG tersebut.
“Yang di sini, sampai update terakhir ini 129 orang. 5 guru, 124 orang itu siswa,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, insiden keracunan massal ini diduga kuat terjadi setelah para siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dibagikan secara serentak di sekolah masing-masing pada Senin (11/5/2026).
Para korban yang terdampak diperkirakan berasal dari 12 sekolah yang berbeda, mulai dari tingkat TK hingga SMP di wilayah tersebut.
Gejala yang dialami siswa di antaranya adalah mual, pusing, hingga muntah-muntah. Korban siswa diperkirakan mencapai 200 anak. Yang segera dilarikan ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat dengan pendampingan orang tua mereka. (rma/ted)






