Surabaya (beritajatim.com) — Kompetisi nasional Komunikasi Fiesta (KomFiest) 2026 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya resmi mencapai puncaknya melalui malam Closing & Awarding bertema “The Voices that Move the Future”. Ajang tahunan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menghadirkan gagasan kreatif sekaligus solusi nyata terkait pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.
Mengusung tema besar Sustainable Urban-Verse, KomFiest 2026 menyoroti isu perkotaan yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan. Para peserta ditantang menciptakan karya komunikasi strategis yang mampu menjawab persoalan urban melalui pendekatan kreatif, edukatif, dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS, Grishiella Patricia Liwang, memberikan apresiasi terhadap kualitas karya para finalis yang dinilai mampu menerjemahkan isu tata kelola kota ke dalam konsep komunikasi yang aplikatif.
Menurutnya, ide-ide yang lahir dari para peserta menunjukkan bahwa generasi muda memiliki sensitivitas tinggi terhadap persoalan sosial di lingkungan perkotaan.
“Karya para finalis sudah sangat baik dalam menjawab isu tata kelola kota. Harapannya, ide-ide ini tidak berhenti sebagai kompetisi saja, tetapi bisa menjadi bekal saat mereka memasuki dunia profesional,” ujarnya, Sabtu (9/5/3026).
KomFiest 2026 juga menjadi momentum kolaborasi antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Fikom UKWMS. Ketua BEM Fikom UKWMS, Gregorius Andreacelli, menyebut penyelenggaraan tahun ke-14 ini hadir dengan konsep yang lebih segar dan berani keluar dari pola sebelumnya.
Sementara itu, Ketua LPM Fikom UKWMS, Arthur Xavier, menilai kualitas peserta tahun ini meningkat signifikan, terutama pada kategori baru seperti Mobile Journalism dan News Anchor.
“Kami melihat daya kritis peserta sangat kuat. Lewat tema ini, kami ingin menunjukkan bahwa suara anak muda juga memiliki peran penting dalam menyampaikan aspirasi dan solusi bagi masa depan,” katanya.
Suasana malam penghargaan semakin meriah dengan penampilan grup musik Soul5ive. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi hiburan penutup acara, tetapi juga memperkuat pesan utama KomFiest 2026 tentang pentingnya keberanian untuk menyuarakan isu sosial melalui berbagai medium, termasuk musik.
Personel Soul5ive mengajak generasi muda untuk terus berani berbicara dan menyampaikan keresahan sosial melalui karya kreatif yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Komunikasi Fiesta sendiri telah konsisten digelar selama 14 tahun oleh BEM dan LPM Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS.
Kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk menunjukkan kemampuan di bidang public relations, advertising, mobile journalism, hingga news anchor.
Daftar Pemenang KomFiest 2026
Lomba Public Relations
Juara 1: Getar – Universitas Padjadjaran
Juara 2: 3ACES – Universitas Padjadjaran
Juara 3: Pertalight – Universitas
Lomba Advertising
Kategori SMA
Juara 1: Maprada Station – SMA Kristen Petra 2
Kategori Universitas
Juara 1: Six of Seven – Universitas Ciputra
Juara 2: Sigma Rizz 2.0 – Universitas Ciputra
Lomba Mobile Journalism
Kategori SMA
Juara 1: Growth Vangers – SMA Katolik St Agnes
Juara 2: Trikom – SMA Kristen Petra 3
Kategori Universitas
Juara 1: Juara Satu – Universitas Ciputra
Juara 2: DonadoNa – Universitas Tujuh Belas Agustus
Lomba News Anchor
Kategori SMA
Juara 1: Rachel Aurellia Silvan
Juara 2: Hanna Abigail Prayogo
Juara 3: Adeline Jessica Wijaya
Kategori Universitas
Juara 1: Muhammad Fatih Al-Khalil
Juara 2: Koming Katrina Supraba Dewi
Juara 3: Dwi Anjani Apriliana
Berakhirnya KomFiest 2026 bukan sekadar penutupan kompetisi, tetapi menjadi awal lahirnya lebih banyak suara muda yang siap membawa perubahan bagi masa depan kota dan masyarakat Indonesia. (fyi/but)






