Ringkasan Berita :
* KIA resmi mengubah strategi bisnis di Indonesia dengan mengambil alih operasional secara langsung melalui KIA Sales Indonesia selaku ATPM.
* Memanfaatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang melampaui rata-rata nasional (5,96%), KIA Azimut Group gencar melakukan ekspansi jaringan di Surabaya dan Malang.
* Brand asal Korea Selatan ini juga menyiapkan kejutan lewat peluncuran line-up kendaraan listrik (EV) serta mobil desain khusus dengan sentuhan “kearifan lokal” sebagai pendobrak pasar otomotif nasional.
——————————————–
Surabaya (beritajatim.com) – Raksasa otomotif asal Korea Selatan, KIA, resmi memulai babak baru di pasar Indonesia. Tidak lagi mengandalkan distributor pihak ketiga, operasional KIA kini dikendalikan langsung oleh prinsipal melalui KIA Sales Indonesia sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).
Perubahan struktur ini dipandang sebagai sinyal kuat komitmen jangka panjang KIA dalam memenangkan persaingan otomotif di tanah air.
President Director KIA Azimut Group, Rudy Surjanto, menyebut langkah strategis ini sebagai titik balik yang krusial. Menurutnya, kehadiran langsung prinsipal memberikan fleksibilitas produk dan strategi harga yang jauh lebih kompetitif.
“Ini adalah momentum now or never bagi kami. Dengan Korea langsung yang memegang kendali, komitmennya jauh lebih nyata. Mereka akan melakukan produksi lokal dan membawa line-up yang sangat luas,” tegas Rudy dalam peresmian diler KIA di Spazio Tower, Surabaya, Senin (11/5/2026).
Di tengah dinamika pasar nasional yang fluktuatif, KIA justru tancap gas di Jawa Timur. Kepercayaan diri ini didorong oleh data pertumbuhan ekonomi Jatim pada Kuartal I-2026 yang menyentuh angka 5,96% (y-on-y), unggul signifikan dibanding angka nasional sebesar 5,61%.
“Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang di atas rata-rata nasional adalah alasan mengapa kami fokus mengembangkan jaringan di Surabaya dan Malang sebagai langkah awal ekspansi,” jelas Rudy.
KIA tidak hanya sekadar menambah diler, tetapi juga menyiapkan serangan produk baru. Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) mendatang, KIA berencana memamerkan model-model terbaru yang bahkan belum dirilis secara global.
Strategi produk KIA ke depan akan sangat agresif:
* Segmen EV: Peluncuran Carens EV di akhir tahun serta jajaran model EV global lainnya.
* Game Changer: Tahun depan, KIA akan merilis mobil dengan sentuhan “Local Wisdom” atau kearifan lokal yang didesain khusus untuk karakter konsumen Indonesia.
Dengan kombinasi kendali prinsipal langsung, fokus pada wilayah ekonomi kuat, dan inovasi produk berbasis kebutuhan lokal, KIA optimistis mampu menggeser dominasi pemain lama dan memimpin pasar kendaraan masa depan di Indonesia.[rea]







