Surabaya (beritajatim.com) – Pemain muda Persebaya Surabaya, Mochamad Ichsas Baihaqi menyoroti usaha para pemain Persebaya saat bertanding melawan Persis Solo, Sabtu lalu di Stadion Manahan Solo lalu.
Menurutnya hasil itu sudah maksimal, hal ini karena seluruh rekan-rekannya telah berjuang di atas lapangan untuk bisa mencetak gol ke gawang Persis. Namun, hasilnya tidak sesuai dengan harapan dan target pelatih.
“Sebenarnya belum cukup memuaskan bagi kami karena sejak awal datang ke sini (Solo) target kami adalah membawa pulang tiga poin,” ujarnya.
Rapatnya barisan pertahanan Persis, imbuhnya membuat upaya Persebaya untuk bisa mencuri gol selalu gagal. Hingga peluit panjang dibunyikan.
“Kami memiliki beberapa peluang, begitu juga lawan yang sempat menciptakan kesempatan berbahaya,” sambungnya.
Tim yang bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya nyatanya tidak sesuai harapan, hasil imbang ditanggapi bijak. Jebolan klub internal, PS AL ini tetap bersyukur dengan hasil yang didapatkan Persebaya.
“Kami tetap bersyukur bisa membawa pulang satu poin yang penting dari pertandingan ini,” ungkapnya.
Pelatih menyampaikan jika di sisa kompetisi ini akan menggelar evaluasi yang dipimpin Bernardo Tavares. Evaluasi itu membahas apa saja yang kurang maksimal pada laga lawan Persis.
“Ke depan, kami memperbaiki kekuranganbdan bekerja lebih keras lagi agar mendapatkan hasil yang lebih baik di pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Persebaya menyisakan dua pertandingan di Super League musim 2025/2026. Bajul Ijo akan menghadapi Semen Padang di Stadion H Agus Salim pada Jumat, 15 Mei 2026.
Di pertandingan itu, tuan rumah diprediksi bakal tampil tanpa beban mengingat mereka sudah dipastikan terdegradasi ke Championship atau Liga 2.
Kendati demikian, Persebaya juga diprediksi tetap tampil ngeyel dan ngotot mengingat kesempatan mereka bertengger di papan atas klasemen akhir masih ada. [way/aje]






