Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, optimistis timnya mampu mematahkan catatan buruk tim tamu saat bermain di Stadion Manahan Solo menghadapi Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Stadion Manahan selama ini dikenal sebagai kandang yang sulit ditaklukkan tim lawan. Namun Bernardo Tavares menegaskan segala kemungkinan masih bisa terjadi dalam pertandingan sepak bola, termasuk peluang Persebaya membawa pulang poin dari Solo.
“Semua kemungkinan bisa terjadi besok. Kita bisa kalah, seri, atau menang. Sekarang kita bisa bicara apa saja, tapi yang penting adalah apa yang bisa kita lakukan di lapangan. Tidak akan jadi laga mudah jika kita berpikir posisi klasemen Persis akan membantu kita,” ujar Tavares, Sabtu (9/5/2026).
Mantan pelatih PSM Makassar itu menegaskan Persebaya datang dengan ambisi menciptakan sejarah berbeda di Manahan.
Meski Persis Solo tengah berjuang keluar dari zona degradasi, Bajul Ijo juga membutuhkan kemenangan demi memperbaiki posisi di papan klasemen.
“Kami berharap bisa membuat sejarah yang berbeda. Kami tahu tim lawan butuh menang, tapi jika kami ingin berada di posisi ini atau naik ke atas, kami juga butuh menang,” katanya.
Tavares juga menekankan pentingnya menjaga tren positif di sisa kompetisi musim 2025/2026. Dengan tiga pertandingan tersisa, ia berharap Persebaya mampu menutup musim dengan hasil maksimal dan tetap bersaing di papan atas.
“Inilah sepak bola. Tidak ada yang bisa membagi tiga poin begitu saja untuk Solo atau Persebaya. Jika kedua tim ingin tiga poin, kita harus berjuang, memberikan yang terbaik. Ini penting bagi kami, juga bagi lawan,” tambahnya.
Saat ini, Persebaya Surabaya menempati posisi keenam klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 51 poin.
Sementara Persis Solo berada di peringkat ke-16 dengan raihan 27 poin dan masih berjuang menjauh dari ancaman degradasi. (way/ted)






