Jember (beritajatim.com) – Ketidakjelasan jadwal kompetisi sepak bola Liga 4 putaran nasional mengancam daya tahan keuangan Persid, klub asal Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Persid lolos ke putaran nasional sebagai juara ketiga Jawa Timur. Seharusnya pengundian grup dan penentuan tuan rumah sudah dilaksanakan pada 17 April 2026. Namun belakangan jadwal itu diundur tanpa kejelasan.
“Kami tentu sangat dirugikan karena pengeluaran kami akan lebih besar. Apalagi kami belum tahu kepastian Liga 4 digelar kapan,” kata Ardi Pujo Prabowo, Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Jumat (8/5/2026).
Persid mengeluarkan biaya ratusan juta rupiah setiap bulan untik gaji dan operasional tim seperti biaya pemusatan latihan dan tempat tinggal pemain Tanpa kejelasan jadwal, maka manajemen terancam tekor.
“Tolonglah PSSI memperhitungkan bagaimana kami menyiapkan pemain sesuai regulasi untuk membantu menyukseskan program federasi juga,” kata Ardi.
Ardi yakin bukan hanya Persid yang mengeluh. “Tim-tim yang sudah masuk Liga 4 Nasional pasti dirugikan, karena secara finansial sangat terganggu. Ini sangat memprihatinkan kami. Tolong PSSI segera merilis jadwal yang jelas dan pasti,” katanya.
Ardi memperkirakan pembengkakan anggaran bisa seratus persen dari prediksi awal. “Coba bayangkan kalau mundurnya lima bulan, yang mestinya bisa dimulai dari awal. Sudah berapa ratus juta rupiah kami rugi,” katanya.
Saat ini Persid memggelar pemusatan latihan di Mojokerto selama sepekan sejak 4 Mei 2026. “Ini ntuk me-refresh anak-anak yang mungkin tingkat kebosanannya tinggi,” kata Ardi.
Sementara itu Ardi memutar otak agar Persid bisa bertahan. “Kami memastikan dan meyakinkan kepada manajemen, pelatih serta anak-anak bahwa jangan khawatir, kami akan tetap memenuhi tanggungan kami terkait hak mereka, karena kami sudah mengambil langkah untuk membuat tim ini berkumpul,” katanya.
Yayasan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember agar bisa mengupayakan sponsor. “Ada beberapa perusahaan yang sudah berkomunikasi dengan kami. Insyaallah kalau akan bersinergi dengan bupati, pasti akan ada support,” kata Ardi. Calon sponsor ini juga masih menunggu kepastian jadwal Liga 4. [wir/but]






