Ringkasan Berita:
- Kodim 0812 Lamongan menjalankan program bedah rumah RTLH di Kecamatan Deket.
- Rumah milik Sriono (63) diperbaiki karena kondisinya memprihatinkan.
- Program dilakukan bersama Babinsa, perangkat desa, dan warga sekitar.
- Bedah rumah menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat kurang mampu.
Lamongan (beritajatim.com) – Kodim 0812 Lamongan bersama warga Desa Babatagung, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, bergotong royong melaksanakan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga kurang mampu sebagai bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Program ini menyasar rumah milik Sriono (63), yang selama ini tinggal di hunian dengan kondisi memprihatinkan dan tidak memenuhi standar keamanan maupun kesehatan.
Dipimpin langsung Danramil 0812/02 Deket, Kapten Inf Sukri, proses renovasi dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat setempat.
Seluruh pihak bahu-membahu membongkar bagian rumah yang rusak sekaligus memperbaiki struktur bangunan agar lebih layak dihuni.
Kapten Inf Sukri menjelaskan bahwa program RTLH merupakan bagian dari peran aktif TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan hunian warga yang membutuhkan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan warga yang membutuhkan bisa memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman,” kata Sukri, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi sosial langsung di lapangan.
Program RTLH diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi rumah warga, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.
Sriono mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan bedah rumah tersebut karena selama ini keterbatasan ekonomi membuatnya kesulitan melakukan renovasi.
“Saya bersyukur, karena selama ini tidak mampu memperbaiki rumahnya akibat keterbatasan ekonomi,” ujarnya. [fak/beq]






