Ringkasan Berita:
- Seorang pelajar di Gresik mengalami pembengkakan parah akibat cincin tersangkut.
- Korban dievakuasi ke Posko Damkar Kota Gresik untuk penanganan darurat.
- Petugas menggunakan gerinda mini untuk memotong cincin secara hati-hati.
- Proses evakuasi berhasil tanpa menimbulkan luka serius pada korban.
Gresik (beritajatim.com) – Peristiwa menegangkan dialami seorang pelajar bernama Aura Rizky (12), warga Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Gang 28 Blok E/5, Kabupaten Gresik, setelah jarinya mengalami pembengkakan parah akibat cincin yang tersangkut dan tak kunjung bisa dilepas.
Insiden tersebut memaksa petugas pemadam kebakaran (Damkar) Gresik turun tangan melakukan evakuasi darurat menggunakan alat khusus.
Kondisi bermula sejak sehari sebelumnya saat cincin yang dikenakan Aura mulai terasa sempit. Namun situasi memburuk pada pagi hari ketika jari korban mengalami pembengkakan hebat disertai rasa nyeri yang semakin intens.
Setelah merasakan sakit yang tidak tertahankan, Aura akhirnya melaporkan kondisi tersebut kepada ayahnya.
Tanpa menunggu lama, sang ayah langsung membawa Aura menuju Posko Damkar Kota Gresik untuk meminta bantuan penyelamatan.
Sesampainya di lokasi, petugas rescue Damkar segera merespons dengan menyiapkan alat evakuasi berupa gerinda mini yang biasa digunakan dalam penanganan cincin tersangkut.
Proses evakuasi berlangsung penuh kehati-hatian mengingat kondisi jari korban yang sudah membengkak signifikan.
“Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan, mengingat kondisi jari korban yang sudah membengkak. Petugas kami harus memastikan pemotongan dilakukan secara presisi agar tidak melukai kulit korban. Cincin akhirnya dipotong menjadi dua bagian hingga berhasil dilepaskan dari jari,” ujar Sulyono, petugas Damkar Gresik, Selasa (6/5/2026).
Berkat ketelitian petugas, cincin berhasil dipotong dan dilepas tanpa menyebabkan luka serius tambahan pada korban.
Setelah proses penyelamatan selesai, kondisi jari Aura berangsur membaik meski masih mengalami pembengkakan.
Damkar Gresik juga mengingatkan masyarakat agar segera melepas cincin atau perhiasan serupa saat mulai terasa sempit guna mencegah kondisi darurat yang berpotensi membahayakan.
“Agar kejadian ini tidak terulang lagi, kami menghimbau jika cincin mulai terasa sempit, sebaiknya segera dilepas untuk menghindari risiko pembengkakan yang bisa berujung pada kondisi darurat,” pungkasnya. [dny/beq]






