Ngawi (beritajatim.com) — Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya masuk Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 15.45 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka, termasuk dua anak-anak yang merupakan penumpang mobil.
Seluruh korban langsung dievakuasi petugas dan dilarikan ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis. Salah satu korban dari pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami patah pada kaki kiri, sementara korban lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan beragam.
Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas dari arah Kota Ngawi menuju Kecamatan Pitu mengalami kemacetan total. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi korban serta pengaturan arus lalu lintas.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan Niti Riyanto (56), warga setempat, melaju dari arah Kecamatan Pitu menuju Kota Ngawi dengan membawa anggota keluarganya. Saat melintas di jalan menikung, kendaraan tersebut diduga hilang kendali dan menabrak pohon di sisi kiri jalan hingga melintang di badan jalan.
Pada saat bersamaan, dua sepeda motor yang melaju di belakang mobil tidak sempat menghindar. Salah satunya dikendarai Erlangga Adi Saputro (18), warga Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, serta sepeda motor lain yang dikendarai Risniarti Fatonah (15), warga Desa Megeri, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, yang berboncengan dengan rekannya. Kedua sepeda motor tersebut kemudian menabrak bagian belakang mobil.
“Saya berada di belakang mobil itu. Tiba-tiba mobil melintang di tengah jalan, saya tidak bisa menghindar, begitu juga motor lainnya,” ujar Erlangga, salah satu korban.
Sementara itu, warga setempat, Endrik Widodo, mengatakan bahwa mobil sempat menabrak pohon sebelum akhirnya melintang di jalan dan memicu kecelakaan beruntun. “Korban dari dua pengendara motor serta penumpang mobil, termasuk anak-anak, langsung ditolong warga dan petugas untuk dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Ipda Agus Harianto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya kehati-hatian pengemudi saat melintasi jalan menikung.
“Benar terjadi kecelakaan beruntun. Mobil diduga kurang hati-hati saat menikung hingga menabrak pohon, kemudian ditabrak dua sepeda motor dari belakang. Total korban luka enam orang dan sudah dilarikan ke rumah sakit,” jelasnya.
Usai melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat, yakni satu unit mobil dan dua sepeda motor, ke kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut. [fiq/but]






