Pasuruan (beritajatim.com) – Warga Desa Mlaten, Kecamatan Nguling, dikejutkan dengan adanya penemuan jasad laki-laki tanpa identitas yang mengambang di tengah laut pada Selasa siang.
Jenazah tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan setempat yang sedang melaut di jarak sekitar dua kilometer dari bibir pantai.
Aparat kepolisian segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari perangkat desa untuk melakukan proses evakuasi dari perairan menuju daratan. Korban yang diperkirakan berusia lanjut tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Anggota kami bersama perangkat desa dan masyarakat telah mengevakuasi korban Mr. X ke daratan dan selanjutnya dibawa ke RSUD Grati menggunakan ambulans,” ujar Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aiptu Junaidi, Selasa (5/5). Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan Sat Polairud telah dilakukan guna memastikan prosedur penanganan di wilayah perairan berjalan sesuai standar.
Hingga saat ini, identitas pasti dari pria tersebut belum diketahui karena tidak ditemukannya dokumen pendukung di sekitar lokasi kejadian. Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dari tim medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban yang ditemukan di tengah laut tersebut.
“Saat ini korban sudah berada di kamar mayat untuk menjalani proses visum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Aiptu Junaidi saat memberikan keterangan resmi. Petugas juga telah mencatat keterangan dari sejumlah saksi mata yang pertama kali melihat keberadaan jasad tersebut di perairan Nguling.
Situasi di pesisir Desa Mlaten sempat ramai oleh warga yang ingin melihat proses evakuasi jenazah Mr. X dari perahu nelayan. Polisi mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri laki-laki berusia sekitar 60 tahun untuk segera melapor ke polsek terdekat.
Langkah pengamanan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan secara intensif oleh personel gabungan dari Reskrim dan Sat Polairud Polres Pasuruan Kota. Penyelidikan mendalam tetap dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur tindak pidana atau murni kecelakaan laut dalam peristiwa ini.
Diharapkan melalui hasil pemeriksaan medis, misteri identitas jasad yang mengapung di pesisir utara Pasuruan ini dapat segera terungkap. Petugas terus berjaga dan melakukan pemantauan di sekitar RSUD Grati sembari menunggu pihak keluarga yang mungkin datang mencari. (ada/ted)






