Gresik (beritajatim.com)- Pemilihan Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Jawa Timur periode 2026–2029 dipastikan berlangsung kompetitif. Tiga nama resmi masuk dalam bursa calon setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh panitia pemilih.
Ketiga kandidat tersebut adalah petahana Gentur Prihantono Sandjoyo Putro, akademisi teknik elektro Bambang Sujanarko, serta Guru Besar teknik sipil Muhammad Sigit Darmawan. Mereka akan bertarung memperebutkan suara dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) PII Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung di Kota Malang pada 10 Mei 2026.
Ketua Panitia Muswil PII Jawa Timur, Fachrul Kurniawan, menjelaskan bahwa seluruh kandidat telah melalui tahapan verifikasi dan sosialisasi ke pengurus cabang di berbagai daerah. Menurutnya, penentuan ketua akan bergantung pada dukungan suara terbanyak dari pimpinan cabang saat Muswil berlangsung.
“Siapa pun yang memperoleh dukungan mayoritas akan memimpin PII Jawa Timur selama tiga tahun ke depan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Dari sisi pengalaman, Gentur Prihantono menjadi sosok yang tidak asing. Selain menjabat sebagai Ketua PII Jawa Timur periode 2022–2026, ia juga dikenal memiliki rekam jejak panjang di birokrasi dan sektor teknik sipil serta lingkungan. Fokusnya selama ini adalah pada penguatan sertifikasi profesi dan peningkatan kompetensi insinyur dalam pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Bambang Sujanarko hadir sebagai representasi kalangan akademisi. Dosen Universitas Jember ini memiliki latar belakang kuat di bidang teknik elektro dan pengalaman panjang di dunia pendidikan tinggi, termasuk dalam pengembangan mutu pembelajaran dan organisasi profesi keinsinyuran.
Di sisi lain, Muhammad Sigit Darmawan menawarkan kombinasi pengalaman akademik dan kepemimpinan institusi. Guru Besar ITS Surabaya ini pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Vokasi dan aktif dalam berbagai organisasi profesi konstruksi. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Ketua PII Cabang Surabaya.
Wakil Ketua Panitia Muswil, yang juga Dirut PT Gresik Cipta Sejahtera (GCS) Awang Djohan Bachtiar, menilai ketiga kandidat merupakan figur terbaik yang dimiliki Jawa Timur. Ia optimistis siapa pun yang terpilih akan mampu membawa organisasi semakin berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.
“Dengan latar belakang dan visi yang berbeda, persaingan tiga kandidat ini diprediksi berlangsung ketat. Hasil Muswil nanti akan menjadi penentu arah baru PII Jawa Timur dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan,” pungkasnya. [dny/aje]

as a preferred source on Google




