Surabaya (beritajatim.com) – PT Samator Indo Gas Tbk (IDX: AGII) mengawali tahun 2026 dengan performa keuangan yang sangat impresif. Perusahaan gas industri terbesar di Indonesia ini berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 4,5 kali lipat pada kuartal pertama tahun 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meroket menjadi Rp35,2 miliar, naik tajam dari Rp7,8 miliar pada Kuartal I-2025. Pertumbuhan ini didorong oleh kombinasi strategi efisiensi operasional dan disiplin biaya yang ketat di seluruh lini bisnis.
Pendapatan perseroan tumbuh positif sebesar 7,9% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp 762,1 miliar. Tidak hanya pendapatan, indikator profitabilitas lainnya juga menunjukkan tren serupa. Adjusted EBITDA meningkat 22,4% menjadi Rp228,8 miliar dengan margin yang berhasil menembus angka 30,0%, atau naik signifikan sebesar 356 basis poin.
Laba Sebelum Bunga dan Pajak (EBIT) juga mengalami kenaikan sebesar 38,9% menjadi Rp120,6 miliar. Kenaikan margin EBIT menjadi 15,8% mencerminkan kuatnya daya ungkit operasional (operating leverage) perusahaan saat ini.
Keberhasilan Samator dalam melipatgandakan laba bersih ini tidak lepas dari keberhasilan manajemen dalam menormalkan beban operasional setelah selesainya beberapa proyek besar pada tahun sebelumnya.
Hingga saat ini, PT Samator Indo Gas Tbk terus memperkuat dominasinya dengan mengoperasikan 60 pabrik gas industri dan 103 filling station yang tersebar di 30 provinsi di seluruh Indonesia. Dengan performa yang solid di awal tahun, perseroan optimis dapat menjaga momentum pertumbuhan sepanjang tahun 2026.[rea]






