Ringkasan Berita:
- Jemaah haji Kloter 4 Embarkasi Solo disambut syahdu dengan Shalawat Thalaal Badru di hotel wilayah Syisyah, Makkah.
- Saleh Abkar, seorang guru seni dan kreator konten dengan jutaan pengikut, menjadi sosok di balik penyambutan hangat tersebut.
- Selain suguhan air zamzam dan kurma, jemaah menerima suvenir berupa tasbih, Al-Qur’an, hingga hidangan strawberry cheesecake.
- Hingga awal Mei 2026, pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah terus berlangsung secara bertahap dan tertib.
Makkah (beritajatim.com) – Lantunan syahdu Shalawat Thalaal Badru menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia kelompok terbang (kloter) 4 Embarkasi Solo (SOC 4) setibanya di Gulf Suites Hotel 1, Syisyah, Makkah, pada Jumat (1/5/2026) malam.
Tradisi penyambutan yang merujuk pada sejarah hijrah Nabi Muhammad SAW ini sengaja dihadirkan untuk memberikan rasa hangat dan penghormatan bagi para tamu Allah yang baru saja menempuh perjalanan enam jam dari Madinah.
Wartawan beritajatim.com, Muhammad Isnan yang tergabung dalam Media Haji Center (MHC) Kemenhaj RI melaporkan dari Arab Saudi, prosesi penyambutan berlangsung meriah namun tetap khidmat.
Begitu bus berhenti di lobi, para jemaah langsung disambut gapura balon merah putih serta jajaran petugas haji Indonesia dan pihak syarikah yang menyuguhkan air zamzam dingin.
Sosok di balik suara merdu yang menggetarkan lobi hotel tersebut adalah Saleh Abkar (40), seorang pria lokal yang juga guru madrasah musik dan seni di Fariq Al-Jasis. Mengenakan jubah khas, Saleh melantunkan syair-syair pujian tanpa iringan musik, menciptakan atmosfer spiritual yang kuat bagi jemaah yang tampak lelah namun bahagia.
Penyambutan Mewah untuk Tamu Allah
Tidak hanya sekadar nyanyian, pihak maktab dan syarikah yang bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, seperti Maktab Masyariq Rakeen, memberikan layanan ekstra bagi jemaah asal Jawa Tengah tersebut. Setiap jemaah menerima paket suvenir berisi tasbih, kipas, kurma, dan Al-Qur’an sebagai bekal ibadah selama di Makkah.
Sajian kuliner yang disiapkan pun tergolong istimewa. Sambil menunggu proses distribusi kunci kamar, jemaah disuguhi hidangan penutup berupa strawberry cheesecake dan chocolate cake.
Layanan ini sejalan dengan komitmen Kemenhaj untuk menghadirkan pengalaman haji yang profesional dan memuliakan jemaah sejak menginjakkan kaki di Tanah Suci.
Saleh Abkar sendiri bukan orang sembarangan. Di dunia digital, ia dikenal sebagai ṣāni‘ muḥtawā (kreator konten) dan pelatih pengembangan diri dengan basis pengikut mencapai 3,6 juta di Facebook dan 1,3 juta di Instagram.
Bakatnya dalam melantunkan nasyid membuatnya sering diundang secara profesional oleh berbagai pihak perhotelan untuk menyambut jemaah dari berbagai negara.
Interaksi Hangat dan Pujian untuk Indonesia
Kesan mendalam tidak hanya dirasakan oleh jemaah, tetapi juga oleh para petugas haji. Asep Badruddin, petugas haji bidang transportasi, sempat berbincang akrab bahkan berduet dengan Saleh Abkar melantunkan bait-bait dari Maulid Al-Barzanji. Interaksi spontan ini menambah keakraban antara petugas dan warga lokal.
Saat ditanya mengenai pandangannya terhadap tamu-tamu dari Nusantara, Saleh memberikan jawaban yang tegas dan penuh apresiasi. “Bagaimana bilang Indonesia tidak baik? Indonesia itu baik!” ungkapnya singkat namun penuh makna.
Hingga saat ini, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah terus dilakukan secara bertahap. Hingga 1 Mei 2026, tercatat lebih dari 62 ribu jemaah Indonesia telah mendarat di Arab Saudi, di mana sebagian besar mulai memadati hotel-hotel di sektor Syisyah dan Misfalah untuk bersiap melaksanakan umrah wajib sebelum memasuki puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). [ian/beq]






