Probolinggo (beritajatim.com) – Menjelang masa purna tugas, sebanyak 124 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo dibekali kesiapan menghadapi pensiun, pada Jumat (1/5/2026).
Tak sekadar seremoni, forum ini menjadi pengingat serius soal risiko finansial, kesehatan, hingga jebakan investasi yang kerap menyasar pensiunan.
Pembekalan yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Puri Manggala Bhakti itu menyasar PNS yang akan pensiun pada periode Januari–Desember 2027.
Materi yang diberikan mencakup kesiapan mental, psikologis, pengelolaan waktu, hingga perencanaan keuangan.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menegaskan bahwa masa pensiun harus disiapkan matang, terutama di tengah kondisi global yang tidak menentu. Ia secara khusus mengingatkan agar para calon pensiunan tidak gegabah dalam mengambil keputusan finansial.
“Jangan ambil risiko. Hindari membuka usaha yang tidak dikuasai, apalagi yang berisiko tinggi. Dan yang paling penting, jangan mudah tergiur investasi menggiurkan. Banyak kasus penipuan, mulai dari koperasi, arisan hingga investasi bodong yang ujungnya merugikan,” tegasnya.
Selain aspek finansial, Aminuddin juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan di usia pensiun. Menurutnya, perubahan ritme biologis dapat memicu berbagai penyakit jika tidak diimbangi pola hidup sehat.
“Olahraga harus tetap dijaga agar terhindar dari penyakit seperti Alzheimer, hipertensi, jantung, hingga gangguan metabolisme. Usia pensiun bukan berarti berhenti aktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, masa purna tugas justru dapat menjadi momentum untuk lebih dekat dengan keluarga, meningkatkan ibadah, serta tetap produktif melalui aktivitas yang sesuai kapasitas.
Sementara itu, pembekalan turut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten. Prof. Umi Hidayati dari Indonesia LED Consultant memberikan penguatan psikologis, disusul materi dari PT Taspen (Persero) oleh Asep Darmawan terkait jaminan pensiun. Adapun wawasan perbankan dan kewirausahaan disampaikan oleh Yandrizal, Business Institutional Manager Bank Mandiri Taspen Malang.
Di akhir kegiatan, wali kota menyampaikan apresiasi atas pengabdian para ASN yang akan segera mengakhiri masa tugasnya.
“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian untuk Kota Probolinggo. Semoga menjadi amal jariyah,” pungkasnya. (rap/ted)






