Surabaya (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya memastikan akan memberikan pengembalian biaya tiket (refund) sebesar 100% bagi seluruh penumpang dari tiga perjalanan kereta yang terdampak pembatalan pada Selasa (28/4/2026).
Kebijakan ini diambil menyusul insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam pukul 20.55 WIB.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pembatalan ini merupakan dampak langsung dari gangguan operasional jalur akibat kecelakaan tersebut. “Tiket direfund 100%,” ujar Mahendro dikonfirmasi Selasa dini hari (28/4/2026).
Adapun tiga perjalanan KA menuju Jakarta yang dibatalkan terdiri dari dua kereta yang berangkat dari Surabaya dan satu dari Malang, dengan tujuan akhir Jakarta.
“Tiga yang terdampak yakni; KA 163 Gumarang (relasi Surabaya Pasarturi–Pasarsenen), KA 94-91 Jayabaya (Malang–Pasarsenen), dan KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasarturi–Gambir),” ungkapnya.
Diketahui, kecelakaan antara KAJJ Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasarturi dan KRL Commuter Line ini terjadi sekitar pukul 20.55 WIB di kawasan Stasiun Bekasi Timur. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah gerbong kereta serta menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 240 penumpang KAJJ Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat. Sementara itu, 38 penumpang KRL berhasil dievakuasi dan tujuh orang dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian tersebut.
PT KAI menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut dan meminta maaf kepada seluruh pihak yang terdampak. Perusahaan juga menegaskan bahwa penanganan korban menjadi prioritas utama.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan pihaknya saat ini fokus pada proses evakuasi serta penanganan penumpang dan petugas.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin,” ujarnya. [rma/suf]






