Surabaya (beritajatim.com) – Sejumlah warga Jalan Pasar Siap, Kenjeran, Surabaya, nekat mengeroyok anggota Polsek Mulyorejo hanya karena tidak terima ditegur saat pesta minuman keras, Senin (27/4/2026) petang. Akibatnya, anggota polisi yang masih dirahasiakan identitasnya itu dilaporkan mengalami sejumlah luka.
Dadang (44), salah satu warga sekitar, mengatakan aksi pengeroyokan itu bermula ketika lima warga Jalan Pasar Besar berinisial SL, RN, SH, ER, dan RO pesta minuman keras di gang samping Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Kenjeran. Karena dianggap meresahkan warga, kelima orang itu didatangi anggota Polsek Mulyorejo.
“Mereka berlima saat sudah mabuk didatangi polisi. Ditegur dan diminta bubar karena memang meresahkan warga sekitar. Jadi, polisinya mungkin menerima laporan dan hanya menjalankan tugas, Mas,” kata Dadang kepada Beritajatim.
Tak terima ditegur, para pemabuk itu mulai menantang anggota Polsek Mulyorejo yang sedang bertugas. Anggota tersebut kemudian mengeluarkan handphone dan memotret kelima warga. Tidak terima dipotret, warga Jalan Pasar Besar, Kenjeran, itu lalu mengeroyok anggota Polsek Mulyorejo. Beruntung, warga sekitar tanggap dan berhasil membubarkan keributan tersebut. “Polisinya luka, Mas. Untuk pelaku yang mabuk masih warga sekitar kawasan SPBU situ,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, Joko, membenarkan ada anggota yang menjadi korban pengeroyokan dalam peristiwa tersebut. Joko menyebut anggota yang dikeroyok mengalami luka di beberapa bagian tubuh. “Iya betul, Mas, ada anggota yang dikeroyok saat menegur dan membubarkan warga yang pesta miras di dekat SPBU Kenjeran,” terang Joko saat dikonfirmasi.
Joko mengungkapkan saat ini pihaknya tengah mengamankan dua terduga pelaku pengeroyokan. Saat ditanya total pelaku, Joko menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut. “Untuk total pelaku masih kami dalami lebih lanjut, Mas. Sementara sudah dua orang yang diamankan,” pungkas Joko. (ang/kun)

as a preferred source on Google




