Kediri (beritajatim.com) – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana menargetkan kemenangan mutlak pada Pemilu 2029 demi mempertahankan status Kabupaten Kediri sebagai basis kekuatan partai.
Instruksi tegas tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Mas Dhito ini kepada seluruh jajaran kader dan pengurus baru Pengurus Anak Cabang (PAC) hasil Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Sabtu (25/4/2026).
Mas Dhito mengingatkan seluruh barisan banteng moncong putih untuk merapatkan barisan dan menjaga kesolidan. Ia memaparkan rekam jejak historis bahwa sejak bergulirnya era reformasi pada tahun 1998 hingga saat ini, PDI Perjuangan selalu mendominasi kemenangan di wilayah Kabupaten Kediri, baik dalam kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Namun, ia tidak memungkiri adanya ancaman dari pihak-pihak tertentu yang disinyalir berupaya memecah belah soliditas internal partai karena tidak menginginkan hegemoni kemenangan tersebut kembali terulang.
“Maka tantangannya bagaimana kita semua memastikan 2029 Kabupaten Kediri masih menjadi kandang banteng,” kata Mas Dhito di hadapan ribuan kader yang hadir dalam acara konsolidasi tersebut.
Untuk menjawab tantangan politik lima tahun ke depan, Musancab ini dirancang tidak hanya sebagai puncak pembentukan kepengurusan baru di 26 tingkat anak cabang se-Kabupaten Kediri, melainkan juga sebagai ruang konsolidasi strategis. Salah satu langkah taktis yang diambil adalah mengakomodasi secara proporsional kader dari kalangan Generasi Z.
Komposisi pengurus berusia di bawah 35 tahun ditetapkan sebesar 20 persen di setiap PAC. Kehadiran darah muda ini diharapkan memiliki daya gedor yang kuat untuk melakukan penetrasi politik di akar rumput.
Energi baru dari struktur kepengurusan ini diproyeksikan tidak sekadar untuk mempertahankan posisi sebagai partai pemenang, tetapi mengemban misi khusus untuk mengembalikan dominasi di parlemen daerah. PDI Perjuangan Kabupaten Kediri bertekad merebut kembali perolehan kursi legislatif yang sempat hilang pada Pemilu 2024 lalu, di mana saat itu jatah kursi DPRD Kabupaten Kediri berkurang dua kursi.
“Kita menyiapkan (pengurus) yang usia 35 tahun ke bawah untuk nanti di 2029 pastikan kemenangan PDI Perjuangan di Kabupaten Kediri baik di legislatif maupun di eksekutif,” tegas Mas Dhito yang juga Bupati Kediri menutup arahan.
Konsolidasi akbar partai ini turut mendapat atensi dari pengurus di tingkat provinsi. Selain dihadiri pengurus struktural DPC, acara Musancab tersebut juga disaksikan langsung oleh jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur serta anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kediri yang siap mengawal target politik pada 2029 mendatang. [nm/suf]






