Jakarta (beritajatim.com) – Menentukan jurusan kuliah masih menjadi tantangan bagi banyak siswa sekolah menengah di tengah banyaknya pilihan dan perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Minimnya gambaran nyata tentang perkuliahan dan prospek karier membuat tidak sedikit siswa merasa ragu dalam mengambil keputusan penting untuk masa depan mereka.
Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University melalui kampus BINUS@Malang menghadirkan kegiatan Discovery Day yang akan digelar pada 28–29 April 2026 di Hotel Mercure Surabaya.
Kegiatan ini ditujukan khusus bagi siswa sekolah menengah, terutama kelas 11, untuk memberikan pengalaman langsung terkait dunia perkuliahan serta membantu mereka mengenali minat dan potensi sebelum menentukan jurusan.
Melalui Discovery Day, peserta tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga pengalaman interaktif seperti trial class, exhibition organisasi mahasiswa, teacher workshop, hingga sesi sharing bersama alumni. Selain itu, tersedia sesi konsultasi 1-on-1 terkait beasiswa dan perencanaan studi yang memungkinkan siswa berdiskusi secara lebih personal sesuai kebutuhan masing-masing.
Keterlibatan organisasi mahasiswa dan komunitas kampus juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini untuk memberikan gambaran nyata tentang kehidupan kampus yang aktif dan dinamis.
Direktur Kampus BINUS@Malang, Robertus Tang Herman, menyampaikan bahwa Discovery Day dirancang sebagai jembatan antara siswa dengan dunia perkuliahan.
“Discovery Day menjadi salah satu cara kami untuk lebih dekat dengan siswa, membantu mereka mendapatkan gambaran yang lebih jelas sebelum menentukan pilihan jurusan. Kami ingin mereka tidak hanya memilih berdasarkan tren, tetapi benar-benar memahami minat dan peluang yang ada,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai kampus dengan fokus Digital Technopreneur, BINUS@Malang terus menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus membuka ruang eksplorasi sejak sebelum mahasiswa resmi memulai perkuliahan.
Melalui kegiatan ini, BINUS@Malang berharap siswa tidak hanya bergantung pada informasi umum, tetapi dapat merasakan langsung proses belajar, berinteraksi dengan mahasiswa, serta memahami lebih dalam pilihan jurusan dan arah karier yang akan diambil. [beq]






