Gresik (beritajatim.com)- Kabupaten Gresik kembali menjadi saksi momen penting yang sarat dinamika organisasi. Dalam suasana penuh antusiasme dan harapan, M. Rum Pramudya, alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) angkatan 1998 resmi terpilih sebagai Ketua IKA Unair Cabang Gresik 2026-2030. Ia menggantikan Lestari Sudaryanti dalam forum Musyawarah Cabang (Muscab).
Dari total 56 peserta lintas fakultas dan angkatan, nama Pramudya mencuat sebagai pilihan utama. Dukungan mayoritas ini menjadi sinyal kuat bahwa anggota menginginkan perubahan nyata sekaligus kesinambungan program.
Muscab ini juga dihadiri oleh Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik sekaligus Ketua Dewan Pembina IKA Unair Gresik, serta jajaran pengurus pusat dan wilayah Jawa Timur. Kehadiran mereka mempertegas pentingnya posisi IKA Unair dalam ekosistem pembangunan daerah.
Mantan Ketua IKA Unair Gresik, Lestari Sudaryanti menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan adalah bagian krusial dari siklus organisasi. Ia menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru tidak hanya melanjutkan program yang telah ada, tetapi juga menghadirkan terobosan yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.
“Regenerasi adalah kekuatan organisasi. Saatnya melangkah lebih jauh menjadi pesan implisit yang menggema dalam forum tersebut,” ujarnya, Minggu (18/4/2026).
Sementara itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyoroti satu hal krusial. Yakni kekuatan alumni terletak pada jejaring. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat agar IKA UNAIR tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga motor penggerak pembangunan di Gresik.
“Saya mengajak IKA Unair untuk terus bergerak progresif terstruktur dalam membangun program kolaborasi lintas profesi dan keilmuan,” katanya.
Bupati milenial ini juga berharap alumni Unair terus memperkuat jejaring sebagai fondasi utama dalam menjalankan program organisasi. “Kami optimis dengan kebersamaan visi dan misi organisasi bisa terwujud,” urainya.
Ketua IKA Unair Gresik terpilih, M. Rum Pramudya menuturkan, dirinya optimis membawa visi besar menjadikan IKA Unair Gresik sebagai organisasi yang inklusif, progresif, dan berdampak luas.
“Koneksi Jadi kolaborasi. Saya mengajak seluruh alumni untuk melampaui sekadar hubungan formal. Baginya, kekuatan sejati terletak pada aksi nyataberjejaring, saling memberdayakan, dan menciptakan solusi bersama,” pungkasnya. [dny/suf]






