Blitar (beritajatim.com) – Beberapa hari terakhir jagat maya digegerkan oleh aksi nyeleneh akun medsos Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Ngoran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Hal itu terjadi saat postingan KDMP Desa Ngoran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar diprotes oleh netizen.
Akun yang memprotes tersebut adalah @faisal Nugra***. Dalam tulisannya akun medsos milik netizen itu menuliskan “mematikan UMKM harusnya yang dijual itu hanya barang-barang UMKM dan produk dari hasil bumi desanya saja kalau barang-barang retail ya ajur UMKM,” tulisnya.
Alih-alih mendapatkan respons positif, komenan itu justru dibalas dengan tulisan bercanda oleh admin akun KDMP Desa Ngoran. “Hedeh selain donatur dilarang ngatur,” tulis akun KDMP Ngoran ditambah dengan emoticon tertawa.
Atas balasan itu terjadilah perdebatan di akun medsos KDMP Desa Ngoran. Akun @faisal Nugra*** pun kembali meluapkan kekecewaannya dengan menuliskan “Cacat logika mbok dipikir anggaran KDMP itu dari mana kalau tidak dari APBN yang duitnya dari pajak kita,” tulisnya.
Cuitan itu pun kembali direspons oleh KDMP Desa Ngoran dengan menuliskan kata-kata yang mengundang emosi netizen. “Pajak gue juga kali enggak elu aja,” balasnya dengan ditambah emoticon tertawa.
Balasan oleh admin medsos KDMP Desa Ngoran itu viral dan jadi perbincangan luas. Sejumlah warga pun menyayangkan apa yang dilakukan oleh admin KDMP Desa Ngoran.
“Semoga ga ditutup ya setelah viral,” tulis @farhan***.
Bukannya mengalah agar tak terjadi perdebatan admin medsos KDMP Desa Ngoran itu justru memantik emosi netizen kembali dengan balasannya. “Ngapain ditutup?,” tulisnya.
Aksi admin medsos KDMP Desa Ngoran itu pun mengundang kritikan pedas dari netizen. Terpantau hingga berita ini dimuat postingan medsos KDMP Desa Ngoran tersebut telah dibanjiri kritikan lebih dari 403 akun. (owi/ian)






