Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, berkomitmen membenahi penyelesaian akhir (finishing touch) timnya jelang sisa pertandingan musim ini. Evaluasi tersebut dilakukan menyusul banyaknya peluang yang gagal dikonversi menjadi gol.
Tavares mengakui lini serang Persebaya masih belum optimal dalam memaksimalkan peluang, meskipun tim mampu menciptakan sejumlah kesempatan berbahaya sepanjang pertandingan.
“Kita tidak mencetak gol itu masalah, tapi kita menciptakan peluang. Akurasi yang Anda maksud, ya, kami mencoba memperbaikinya. Di babak kedua kita menciptakan banyak peluang, dinamika yang bagus, tapi sayangnya terkadang tidak beruntung,” ujar Tavares.
Pelatih asal Portugal itu juga menilai situasi seperti ini kerap terjadi dalam sepak bola, bahkan di level tertinggi. Ia mencontohkan tim-tim besar Eropa yang tetap bisa kalah meski mendominasi permainan.
“Anda lihat tim-tim besar di Eropa memiliki penguasaan bola lebih banyak, tembakan lebih banyak, lalu satu tim menyerang satu-dua kali dan mencetak gol. Madura melakukan itu hari ini,” katanya.
Namun demikian, Tavares turut menyoroti sejumlah keputusan wasit yang dinilainya merugikan timnya, termasuk tidak diberikannya penalti.
“Tapi saya tegaskan, penalti Paraiba itu jelas, saya tidak mengerti kenapa VAR tidak menunjukkannya. Dan situasi gol kedua, Lulinha tidak bisa masuk tanpa izin wasit,” tegasnya.
Kekalahan di kandang sendiri juga menjadi pukulan bagi Persebaya. Tavares mengaku kecewa melihat kerja keras anak asuhnya belum berbuah hasil positif.
“Sangat sedih kalah di kandang, sedih melihat pemain kerja keras tapi hasilnya begini. Sekarang kita terus memperbaiki untuk pertandingan selanjutnya,” imbuhnya.
Ke depan, Persebaya dihadapkan pada tantangan berat dengan dua laga tandang melawan tim kuat, yakni Malut United dan Arema FC. Tavares memastikan timnya akan melakukan evaluasi menyeluruh demi hasil yang lebih baik.
“Kita evaluasi untuk pertandingan berikutnya meski bukan tugas yang mudah karena kita akan away game dua kali menghadapi tim kuat. Tapi kita memiliki tim yang siap untuk bekerja sama dalam persiapan selanjutnya,” pungkasnya. (way/ted)






