Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 1.384 calon jemaah haji (CJH) Pamekasan, dipastikan sudah menyelesaikan tahap pembuatan paspor dan visa haji sebagai rangkaian dari persiapan menunaikan ibadah Haji 1447 Hijriah, termasuk tahap vaksin meningitis juga sudah dinyatakan tuntas.
“Proses pemberangkatan calon jemaah haji terus kita matangkan, termasuk saat ini tahapan yang sedang berjalan yaitu vaksinasi Covid-19 dan Polio,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim, Jum’at (17/4/2026).
Dari total CJH Pamekasan, mereka terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter) berbeda, yakni Kloter 73, 74, 75 dan 76. “Seluruh jemaah berada di Sektor 4 Daerah Raudhah, rencananya jemaah menuju Makkah terlebih dahulu, baru setelah pelaksanaan haji dilanjutkan ke Madinah,” ungkapnya.
“Hingga sejauh ini, seluruh dokumen keberangkatan dipastikan sudah siap, termasuk paspor dan visa sudah 100 persen selesai, bahkan untuk visa juga sudah terbit,” sambung Abdul Halim.
Selain itu, masih terdapat beberapa tahapan akhir yang saat ini sedang diselesaikan dan tahapan tersebut diperkirakan mencapai progres 80 persen, ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum berangkat.
“Jadwal keberangkatan direncanakan pada 10 Mei 2026, mulai pukul 7:00 WIB sudah berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Sementara agenda pelepasan resmi oleh Bupati Pamekasan, masih menunggu penjadwalan,” jelas pria yang tercatat sebagai mahasiswa Doktoral di UIN Madura.
Sementara untuk mengantisipasi risiko kesehatan, khususnya bagi jemaah lanjut usia, pihaknya juga melibatkan tim kesehatan. “Kami sudah berkoordinasi dengan tenaga kesehatan. Setiap kloter akan didampingi dokter, serta dilakukan pemantauan dan tes kebugaran guna memastikan kondisi jemaah tetap prima selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” tegasnya.
Terkait isu geopolitik yang berkembang di kawasan Timur Tengah, pihaknya berharap tidak berdampak terhadap perjalanan ibadah haji. “Penerbangan jemaah dipastikan dilakukan langsung tanpa transit,” pungkasnya. [pin/but]






