Surabaya (beritajatim.com) – Pemain Persebaya Surabaya, Rahmad Irianto, mengajak timnya segera bangkit usai kekalahan dari Persija Jakarta, jelang laga melawan Madura United pada 17 April 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo.
Rian, sapaan akrab Rahmad Irianto, mengakui performa timnya belum maksimal dalam laga terakhir. Ia menyebut banyak kesalahan terjadi, terutama di lini belakang, yang membuat Persebaya kesulitan mengembangkan permainan.
“Kita bermain tidak bagus hari ini, dan banyak evaluasi karena banyak melakukan kesalahan di area sendiri dan di depan,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Secara statistik, Persebaya sebenarnya mampu menciptakan 10 percobaan sepanjang pertandingan. Namun, tidak satu pun peluang tersebut berhasil mengarah tepat ke gawang lawan.
Peluang terbaik Bajol Ijo datang di penghujung babak kedua melalui Risto Mitrevski dan Bruno Moreira. Sayangnya, dua kesempatan emas tersebut hanya membentur mistar gawang.
Hasil ini menjadi evaluasi penting bagi Persebaya untuk segera berbenah sebelum kembali tampil di hadapan pendukung sendiri. Laga melawan Madura United di kandang menjadi momentum kebangkitan yang ditargetkan tim.
“Ini bukan hasil yang kami inginkan. Kami harus segera bangkit, memperbaiki kesalahan, dan menunjukkan reaksi yang tepat di laga berikutnya di kandang,” tutupnya. [way/beq]






