Sidoarjo beritajatim.com) – Komunitas pecinta domino di Perumahan Citra Harmoni, Sidoarjo, kini memiliki wadah resmi untuk mengembangkan bakat sekaligus mempererat silaturahmi.
Gardu Pordi Citra Harmoni atau yang dikenal dengan Gardu Cimon resmi diluncurkan dalam suasana halal bihalal yang dirangkai dengan mini turnamen RDN CUP II, Senin (13/4/2026).
Peresmian tersebut dihadiri langsung Ketua Persatuan Olahraga Domino (Pordi) Sidoarjo, Muh. Harliman Saleh, didampingi sekretaris Albar serta jajaran pengurus lainnya.
Ketua Gardu Cimon, W Wisnu W, menegaskan bahwa kehadiran Gardu bukan sekadar wadah bermain, tetapi juga membuka peluang prestasi bagi para pecinta domino.
“Tentu saja hal utama adalah menjadi ajang silaturahmi, namun siapa tahu dengan pembinaan dari Pordi bisa menghasilkan atlet domino unggulan,” ujar Wisnu.
Ia menjelaskan, Gardu Cimon merupakan gabungan sejumlah komunitas gaple di lingkungan Citra Harmoni, seperti Kuk Geruk, Garis Keras Gazebo GV, hingga Kapak Hitam.
Menurutnya, permainan domino selama ini menjadi perekat sosial warga. Namun, aktivitas tersebut tetap dijalankan sesuai aturan tanpa unsur perjudian.
“Kebetulan di lingkungan kami, salah satu alat perekat atau guyub rukun warga adalah main gaple/domino sesuai aturan, tidak untuk judi, sekadar hiburan dan silaturahmi antar warga. Sekarang juga mulai sosialisasi dan realisasi aturan main Pordi,” jelasnya.
Selain sebagai ketua Gardu, Wisnu yang juga menjabat Ketua RW 07 berharap keberadaan Gardu Cimon dapat meningkatkan antusiasme warga sekaligus menjadi tempat latihan atlet domino.
“Siapa tahu dari hobi bisa menjadi prestasi serta menambah relasi persahabatan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pordi Sidoarjo Muh. Harliman Saleh mengapresiasi terbentuknya Gardu Cimon. Ia menilai langkah ini tidak hanya memperluas jaringan komunitas, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan.
“Selamat bergabung bersama Pordi, semoga bisa mendapatkan dan memberikan manfaat yang positif untuk bangsa dan negara, khususnya lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dalam gelaran mini turnamen RDN CUP II, pasangan Fathor/Fauzan tampil mengejutkan sebagai juara pertama usai mengalahkan pasangan unggulan Wisnu/Subang yang harus puas di posisi ketiga. Posisi runner-up diraih pasangan David/Aris, sementara peringkat keempat ditempati Prihadi/Bowo.
Sebelumnya, pada RDN CUP I yang menggunakan format tunggal dan aturan komunitas, Wisnu keluar sebagai juara. Sementara di RDN CUP II, panitia mulai menerapkan format ganda dengan aturan resmi Pordi.
Fauzan mengaku kemenangan timnya di luar prediksi, terutama saat berhasil menumbangkan pasangan favorit di babak semifinal.
“Alhamdulillah, di luar dugaan di semifinal kami bisa mengalahkan pasangan favorit juara Wisnu/Subang, yang menambah kepercayaan diri kami,” ujar Fauzan. (ted)






