Lumajang (beritajatim.com) – Warga Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan mayat remaja laki-laki yang mengapung di sungai Bondoyudo, Rabu (8/4/2026).
Mayat itu pertama kali ditemukan warga tersangkut di ranting bambu dengan posisi tertelungkup di sisi tepi sungai Bondoyudo.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Zulfikar mengatakan, kondisi tubuh korban sudah berubah bentuk saat pertama kali ditemukan.

Hal itu terjadi lantaran tubuh korban diduga sudah hilang terbawa arus sungai selama tiga hari lalu.
“Jadi, agak berubah bentuk (mayat) karena sudah tiga hari, otomatis sudah terjadi perubahan mulai pembusukan,” ucap Zulfikar, Rabu (8/4/2026).
Kapolsek Sukodono AKP Ernowo menjelaskan, identitas mayat sebelumnya berhasil dikenali oleh pihak keluarga korban.
Menurutnya, dari hasil identifikasi, mayat tersebut merupakan seorang remaja bernama Muhammad Haikal (12) warga Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono yang sempat dilaporkan hilang secara misterius 4 hari lalu.
“Ternyata betul ini Muhammad Haikal yang sebelumnya dilaporkan hilang 3/4 hari lalu. Pihak keluarga awalnya mengenali korban melihat dari bagian jidat, rambut, dan dagu. Jadi, sudah dipastikan orang tuanya bahwa itu putra mereka,” ungkap Ernowo.
Untuk penanganan lebih lanjut, tubuh korban dibawa ke instalasi pemulasaraan jenazah rumah sakit dr Haryoto Lumajang sambil menunggu keputusan keluarga untuk dilakukan outopsi. (has/but)






