Surabaya (beritajatim.com) – DPW Laskar Gibran Jawa Timur resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2026–2031 sebagai langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi dan mengawal program pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Penyerahan SK dilakukan dalam agenda konsolidasi nasional yang berlangsung di Solo. Kepengurusan DPW Laskar Gibran Jawa Timur dipimpin oleh Arief Budiman sebagai Ketua Wilayah, didampingi Sekretaris Wilayah Ahmadi dan Bendahara Wilayah Aditya Herdianto.
Ketua Umum DPP Laskar Gibran, Leonardo Pandapotan Sirait, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan titik awal pergerakan organisasi secara masif di tingkat wilayah.
”Kami berpesan kepada seluruh DPW Laskar Gibran yang telah menerima SK agar segera menjalankan roda organisasi secara profesional dan terstruktur. Langkah awal yang krusial adalah melaksanakan konsolidasi internal hingga ke tingkat daerah guna membentuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tingkat kota maupun kabupaten,” tegasnya.
Acara yang digelar di The Sunan Hotel tersebut turut dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yang menyaksikan langsung penguatan jaringan relawan di berbagai daerah.
Leonardo juga menekankan pentingnya seluruh pengurus menjalankan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala guna memastikan seluruh DPW tetap berada pada jalur yang sama dalam mendukung program strategis pemerintah.
Sementara itu, Sekretaris Wilayah DPW Laskar Gibran Jawa Timur, Ahmadi, menegaskan kesiapan jajarannya untuk segera bergerak melakukan konsolidasi hingga ke tingkat daerah.
“Fokus utama kami dalam waktu dekat adalah merampungkan konsolidasi ke seluruh daerah di Provinsi Jawa Timur agar struktur organisasi semakin solid dan tetap pada jalur koordinasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPW Laskar Gibran Jawa Timur juga akan menyusun program kerja yang berorientasi pada kemaslahatan publik, sehingga kehadiran organisasi relawan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin Laskar Gibran Jawa Timur menjadi jembatan aspirasi sekaligus solusi bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan penguatan struktur organisasi dan sinergi antara visi nasional serta kearifan lokal, Laskar Gibran Jawa Timur optimistis mampu berkontribusi dalam mengawal pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. [tok/beq]







1 Komentar
Pembentukan laskar laskaran model beginian tidak perlu, sudah ada DPRD untuk mengawal program pemerintah, justru laskar abu-abu rawan konflik kepentingan.