Blitar (beritajatim.com) – Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Blitar 2026 sempat memanas setelah muncul usulan tambahan nama calon ketua dalam sidang pleno, namun panitia menegaskan tidak ada penolakan maupun konflik internal dalam proses tersebut.
Sekretaris Panitia Muscab PKB Kota Blitar, Arif Kurniawan, membantah adanya penolakan terhadap usulan tiga nama calon ketua oleh DPW PKB Jawa Timur. Ia menjelaskan bahwa mekanisme sidang pleno memang membuka ruang bagi peserta untuk mengusulkan nama tambahan.
“Artinya di DPC tidak ada penolakan usulan tapi hanya ada penambahan usulan calon ketua,” ungkap Arif, Sabtu (4/4/2026).
Dalam Muscab tersebut, sebelumnya telah muncul tiga nama calon ketua yang diusulkan oleh DPW PKB Jawa Timur, yakni Yasin Hermanto, Eli Hidayat, dan Syaqul Ma’arif.
Namun saat sidang pleno berlangsung, peserta musyawarah kembali mengusulkan tiga nama baru calon ketua. Usulan tersebut diterima dalam forum pleno sebagai bagian dari dinamika organisasi yang berjalan sesuai mekanisme.
Meski demikian, dari tiga nama tambahan yang diusulkan, satu di antaranya diketahui tidak bersedia untuk maju sebagai calon ketua.
Arif menegaskan bahwa penambahan nama dalam forum pleno merupakan hal yang wajar dalam proses Muscab. Seluruh tahapan juga dipastikan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan dan tata tertib organisasi.
Menurutnya, dinamika yang terjadi justru menunjukkan proses demokrasi internal partai berjalan terbuka dan partisipatif.
Arif juga memastikan bahwa kondisi internal PKB Kota Blitar tetap solid meskipun sempat muncul perbedaan usulan dalam forum.
“Tidak ada konflik yang terjadi,” imbuhnya. [owi/beq]






