Ponorogo (beritajatim.com) – Bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo resmi mengerucut ke tiga nama hasil seleksi terbuka yang digelar pemerintah daerah. Tahap ini menjadi penentuan akhir sebelum Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memilih satu kandidat untuk ditetapkan sebagai sekda definitif.
Plh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Suko Widodo, menyatakan ketiga nama yang lolos telah memenuhi seluruh tahapan seleksi dan dinilai layak untuk dilantik.
“Sesuai berita acara dan hasil rekomendasi pansel (panitia seleksi) juga kepegawaian negara, 3 nama yang diumumkan, layak dan bisa dilantik,” kata Suko, Senin (30/3/2026).
Adapun tiga kandidat yang masuk tahap akhir adalah Agus Sugiarto, Henry Indrawardhana, dan Masun. Ketiganya berasal dari jabatan strategis di lingkungan Pemkab Ponorogo, masing-masing sebagai Kepala BPPKAD, Kepala DPPKB, serta Kalaksa BPBD.
Proses seleksi dilakukan secara berlapis dengan menilai tidak hanya aspek administratif, tetapi juga kapasitas kepemimpinan serta kesiapan menghadapi tantangan birokrasi ke depan. Dari total peserta yang mendaftar, dua kandidat lainnya tidak berhasil melaju ke tahap akhir, termasuk satu peserta yang mengundurkan diri.
Suko menegaskan bahwa hasil seleksi telah diserahkan kepada Plt Bupati Ponorogo. Selanjutnya, keputusan sepenuhnya berada di tangan kepala daerah melalui hak prerogatif untuk menentukan satu nama yang akan dilantik sebagai sekda.
“Tidak ada harus kapan ditunjuknya, yang jelas nanti setelah dipilih akan kami ajukan ke Kemendagri lewat Gubernur untuk selanjutnya dilantik,” jelasnya.
Terkait keterlambatan pengumuman hasil seleksi, Suko mengakui adanya penyesuaian waktu karena menunggu rekomendasi resmi dari panitia seleksi dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Harapan kami tentu lebih cepat (dilantik, Red) lebih baik, karena setelah ini tugas sekda definitif memulai selter JPTP (jabatan pimpinan tinggi pratama) yang banyak kosong ditinggal pensiun,” pungkasnya.
Dengan tiga nama yang telah dikantongi, publik kini menanti siapa figur yang akan dipilih untuk mengisi posisi strategis tersebut. Jabatan Sekda memiliki peran penting sebagai koordinator birokrasi sekaligus penggerak stabilitas pemerintahan di lingkungan Pemkab Ponorogo. [end/beq]






