Pasuruan (beritajatim.com) – Arus mudik dan balik merayakan Idulfitri 1447 H membawa lonjakan signifikan di jalur bebas hambatan Jawa Timur. PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) melaporkan sebanyak 262.128 kendaraan melintasi Ruas Tol Gempol–Pasuruan selama periode H-10 hingga H+4 (11–24 Maret 2026).
Angka tersebut menunjukkan tren positif mobilitas masyarakat tahun ini. Dibandingkan dengan periode Lebaran 2025 yang mencatat 238.850 kendaraan, terjadi kenaikan volume lalu lintas sebesar 9,75%. Sementara jika disandingkan dengan lalu lintas harian normal, angka ini naik tipis sebesar 2,35%.
Berdasarkan data distribusi kendaraan, Gerbang Tol (GT) Pasuruan menjadi titik paling sibuk. Tercatat sebanyak 61.921 kendaraan keluar (exit) dan 64.475 kendaraan masuk (entrance) melalui gerbang ini, dengan kenaikan rata-rata di atas 9% dari kondisi normal.
Lonjakan persentase tertinggi justru terlihat di GT Bangil, di mana arus kendaraan keluar meningkat tajam hingga 16,43% dibandingkan hari biasa. Sebaliknya, GT Rembang mengalami penurunan aktivitas yang cukup signifikan, yakni merosot sekitar 28% baik untuk arus masuk maupun keluar.
Di ujung timur ruas ini, GT Grati juga mencatatkan kenaikan arus keluar sebesar 15,29%, meski arus masuknya mengalami sedikit penurunan sebesar 4,50%.
Menanggapi tingginya volume kendaraan, PT JGP terus berupaya menjaga kualitas layanan agar perjalanan pengguna jalan tetap lancar dan nyaman. Namun, pihak pengelola tetap memberikan catatan penting bagi para pemudik.
“Kami mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki tol,” tulis pihak PT JGP dalam keterangan resminya, Rabu (25/3/2026).
Selain kesiapan fisik kendaraan, para pengemudi juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri. Jika merasa lelah, pengguna jalan sangat disarankan untuk memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia demi menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan (fatigue).[rea]






