Surabaya (beritajatim.com) – Deltras FC mengambil keputusan penting di tengah kompetisi dengan melepas head coach Widodo Cahyono Putro bersama asisten pelatih Agam Haris Pambudi. Keputusan ini diambil saat tim masih menyisakan enam pertandingan di putaran ketiga.
Manajemen klub menyatakan, langkah tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara kedua pelatih dan pihak klub, sekaligus memberi ruang bagi keduanya untuk melanjutkan karier di level yang lebih tinggi.
CEO Deltras FC Amir Burhannudin menegaskan, keputusan itu bukan diambil secara tiba-tiba, melainkan melalui berbagai pertimbangan matang.
“Manjemen tentu berat hati sebenarnya mengizinkan dan melepas kedua pelati berkarir di klub lain, disisi lain kami juga tidak joleh menutup mata ttg karir seseorang untuk capaian ke jenjang yang lebih tinggi, pun terjadi pada pemain-pemain sehingga kami menyadari dinamika sepak bola seperti ini dan mengijinkan coach Widodo untuk melanjutkan karir kepelatihannya di klub lain,” ucap Amir, Rabu (25/3/2026).
Kinerja Widodo selama menangani Deltras FC menjadi salah satu faktor yang membuatnya diminati klub lain. Sejak awal musim hingga putaran ketiga, performa tim dinilai cukup stabil dan kompetitif.
Padahal, manajemen sebelumnya telah mengikat Widodo dengan kontrak jangka panjang selama tiga musim. Namun, dalam dunia sepak bola profesional, perpindahan pelatih sebelum kontrak berakhir bukanlah hal yang asing.
“Coach WCP memang salah satu pelatih berkualitas yang pernah kami miliki. Beliau membawa banyak hal positif di tubuh tim ini. Namun, sekali lagi perpindahan pemain atau pelatih adalah hal yang wajar, manajemen sudah mempertimbangkan banyak hal untuk itu,” jelasnya.
Untuk mengisi kekosongan posisi pelatih kepala, manajemen menunjuk Nurul Huda sebagai caretaker tim senior. Sementara posisi asisten pelatih untuk sementara diisi oleh Hariono.
Widodo sendiri dikenal sebagai salah satu pelatih berpengalaman di kompetisi Liga 2 Indonesia. Pada musim 2023/2024, ia sukses membawa Deltras FC menembus babak delapan besar.
Prestasi lain juga ditorehkan pada musim 2024/2025 saat ia mengantarkan Persijap Jepara promosi ke Liga 1. Di musim 2025/2026, Widodo kembali menunjukkan kapasitasnya dengan berbagai inovasi taktikal serta keberanian memberi kesempatan kepada pemain muda.
Hasilnya, hingga putaran ketiga musim ini, Deltras FC mampu bertahan di papan atas dengan menempati posisi lima besar klasemen sementara. (way/kun)






