Pasuruan (beritajatim.com) – Memasuki fase kritis arus mudik dan menjelang takbiran, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memperketat pengawasan kesiapsiagaan armada kedaruratan di wilayahnya. Langkah ini diambil guna menjamin respons cepat terhadap potensi gangguan alam maupun musibah buatan manusia saat perayaan Idulfitri berlangsung.
Pusat kendali operasi penanggulangan bencana menjadi sasaran utama peninjauan untuk memastikan seluruh rantai komando dan logistik dalam posisi siap tempur. Kehadiran pimpinan daerah di markas penolong ini bertujuan membakar semangat personel yang harus bertugas di saat warga lainnya merayakan hari kemenangan.
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa sidak ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman yang hakiki bagi masyarakat. “Sidak ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan peralatan benar-benar dalam kondisi siap siaga,” ujarnya.
Fokus pemeriksaan meliputi kelaikan armada evakuasi, ketersediaan logistik bantuan darurat, hingga sistem komunikasi terpadu yang menghubungkan seluruh kecamatan rawan bencana. Bupati ingin memastikan tidak ada kendala teknis sekecil apa pun yang dapat menghambat pergerakan tim reaksi cepat saat dibutuhkan warga.
Momentum Lebaran yang identik dengan mobilitas tinggi masyarakat dinilai memiliki kerawanan tersendiri yang memerlukan penanganan khusus dari tim BPBD. Kewaspadaan ekstra diterapkan di jalur-jalur mudik rawan longsor serta kawasan wisata yang diprediksi akan membludak pasca salat Id.
Mas Rusdi juga mengatakan bahwa kesiapan BPBD menjadi kunci utama dalam mengantisipasi segala bentuk kondisi darurat yang bisa terjadi kapan saja. “Terutama di momen mudik dan perayaan Idulfitri yang identik dengan peningkatan aktivitas masyarakat,” imbuhnya menekankan pentingnya kewaspadaan tersebut.
Melalui pengecekan langsung ini, pemerintah daerah berupaya meminimalisasi risiko jatuhnya korban maupun kerugian materiil akibat keterlambatan penanganan penyerbuan bencana. Sinergi antara petugas di lapangan dengan pusat komando diharapkan dapat berjalan mulus tanpa hambatan komunikasi yang berarti.
Diharapkan, dengan tingkat kesiapsiagaan yang maksimal dari seluruh jajaran BPBD, warga Kabupaten Pasuruan dapat merayakan Idulfitri dengan tenang, aman, dan nyaman bersama keluarga. Komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun menjadi jaminan utama kekhusyukan hari raya tahun ini. (ada/kun)






