Lumajang (beritajatim.com) – Dua unit pos terpadu disiagakan di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, selama momen libur Lebaran 2026. Adapun, dua pos terpadu ini mencakup satu pos pengamanan dan satu pos pelayanan yang lokasinya didirikan di dua jalur utama transportasi selama musim arus mudik-balik.
Sebelumnya, Polres Lumajang juga telah memulai Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik. Operasi Ketupat Semeru ini akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung sejak tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, letak pos terpadu untuk menyambut libur Lebaran berada di Kecamatan Klakah untuk pos pengamanan.
Sedangkan, untuk pos pelayanan bagi pemudik lokasinya berada tepat di depan Pasar Baru Lumajang. “Jadi, ada dua pos yang didirikan, pos pengamanan di Klakah dan pos pelayanan di depan Pasar Baru,” ucap Suprapto, Rabu (18/3/2026).
Menurutnya, setiap pos terpadu akan diisi bergantian oleh personel gabungan dari TNI-Polri maupun pegawai Pemkab Lumajang untuk membantu kelancaran momen mudik. Sedikitnya, terdapat 200 lebih personel dari kepolisian yang akan ditempatkan di pos terpadu untuk mengamankan dan melayani pemudik.
Jumlah personel dipastikan akan terus bertambah saat semakin mendekati puncak arus mudik pada tanggal 18–19 Maret 2026. “Nah, petugas-petugas ini akan kita siagakan selama 24 jam di pos pengamanan maupun pos pelayanan secara bergantian,” tambahnya.
Suprapto menyebut, keberadaan pos terpadu bisa dimanfaatkan pemudik untuk sekadar tempat singgah maupun istirahat jika merasa lelah saat perjalanan.
Selain itu, terdapat juga penyediaan layanan pemeriksaan tes kesehatan yang bisa dinikmati secara gratis dari petugas.
Fasilitas lain yang dimiliki pos terpadu ini meliputi penyiagaan tim untuk membantu para pengendara yang kendaraannya bermasalah saat perjalanan mudik maupun arus balik. “Jadi, nanti akan dibantu juga dari tim Dishub itu penyiagaan mobil derek untuk membantu jika ada kendaraan mogok,” ungkapnya. (has/kun)






