Kediri (beritajatim.com) – Bupati Hanindhito Himawan Pramana menegaskan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara menjelang libur Lebaran tidak berlaku bagi dinas yang memiliki fungsi pelayanan publik di Kabupaten Kediri.
Kebijakan WFA yang mulai diterapkan pada Senin (16/3/2026) tersebut tetap dibatasi agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Dinas-dinas yang berkaitan pelayanan publik tidak bisa mengajukan WFA,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu, Senin (16/3/2026).
Beberapa dinas yang tidak diizinkan menerapkan WFA antara lain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kediri, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kediri, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri.
Mas Dhito juga meminta Satpol PP untuk tetap bersiaga dan meningkatkan operasi selama periode menjelang hingga setelah Lebaran guna mencegah terjadinya gangguan ketertiban.
Selain itu, sektor kesehatan juga diminta tetap memberikan pelayanan optimal. Ia menekankan agar fasilitas kesehatan seperti puskesmas maupun rumah sakit daerah tetap beroperasi.
Beberapa rumah sakit daerah yang dimaksud antara lain RSUD Kabupaten Kediri (RSKK) Pare dan RSUD Simpang Lima Gumul.
Tak hanya sektor kesehatan, Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri juga diminta tetap aktif selama masa libur hari raya untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas.
“Dishub wajib berada di titik-titik yang rawan kemacetan, seperti Simpang Mengkreng, maupun yang lain,” ujarnya.
Selain dinas pelayanan publik, Mas Dhito juga tidak memberikan izin WFA kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri. Hal itu karena sektor pariwisata diprediksi akan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.
Ia bahkan meminta agar tim medis disiagakan di lokasi-lokasi destinasi wisata untuk mengantisipasi keadaan darurat yang mungkin terjadi.
“Terkait destinasi wisata wajib hukumnya tim medis ada di lokasi, saya minta nanti tim medis standby,” tegasnya.
Di luar kebijakan tersebut, Mas Dhito juga mengingatkan seluruh jajarannya untuk terus memantau distribusi serta ketersediaan bahan pokok dan barang penting (bapokting) agar tetap aman dan stabil hingga perayaan Lebaran. [ADV PKP/nm]






