Jombang (beritajatim.com) – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Jombang melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada 2.495 penerima manfaat.
Bantuan ini terdiri dari uang tunai sebesar Rp100.000 dan bantuan beras sebanyak 5 kilogram untuk masing-masing penerima. Penyaluran bantuan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2026 dan bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat prasejahtera, terutama di tengah lonjakan harga beras yang cukup tinggi di pasaran.
Pada Senin pagi (16/03/2026), Lapangan Pemkab Jombang dipenuhi oleh tukang becak dan warga yang tertib mengantre untuk menerima bantuan sosial yang ditujukan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS).
Prosesi penyaluran bantuan ini secara simbolis diserahkan oleh Wakil Bupati Jombang Salmanudin didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, dan perwakilan Forkopimda, serta staf ahli dan kepala OPD terkait.
Dalam sambutannya, Wabup Salmanudin menegaskan bahwa komitmen Pemkab Jombang adalah untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu melalui bantuan tunai dan bantuan pangan.
“Bantuan Sosial yang disalurkan bersumber dari APBD Kabupaten Jombang tahun anggaran 2026 ini ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat pra sejahtera atau kurang mampu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi harga komoditas beras,” ujar Gus Wabup, panggilan akrab Salmanudin.
Penerima bantuan terbagi menjadi dua kategori, yaitu PPKS sebanyak 2.200 penerima dan PSKS sebanyak 295 penerima manfaat. Gus Wabup berharap bantuan tersebut bisa membantu meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga penerima dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Kami berharap, bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari bagi Bapak dan Ibu sekalian, serta dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan keluarga,” tuturnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Jombang yang telah mempersiapkan dan menyalurkan bantuan dengan baik. Gus Wabup juga menegaskan pentingnya proses penyaluran yang tertib, transparan, dan tepat sasaran.
“Proses penyaluran bantuan ini harus dilaksanakan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran, sehingga benar-benar dapat diterima oleh masyarakat yang berhak dan memberikan manfaat bagi penerima,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Gus Wabup mengingatkan penerima bantuan untuk tetap semangat, terus berusaha, dan saling mendukung satu sama lain dalam menghadapi tantangan kehidupan.
“Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat serta sedikit meringankan beban yang Bapak dan Ibu rasakan, semoga manfaat, serta mendapatkan ridho dan keberkahan dari Allah SWT,” pungkasnya. [suf]






