Tuban (beritajatim.com) – Sebanyak 358 pasangan calon pengantin di Kabupaten Tuban dijadwalkan melangsungkan akad nikah pada Malem Songo atau malam ke-29 bulan Ramadan 1447 Hijriah. Tradisi pernikahan massal yang sudah lama dikenal masyarakat Tuban ini kembali digelar pada Ramadan tahun ini.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban Umi Kulsum mengatakan pihaknya telah menyiapkan puluhan penghulu untuk melayani ratusan pasangan yang akan menikah secara serentak tersebut.
“Malem songo memang tradisi pernikahan massal yang dilaksanakan pada malam ke-29 Ramadan dan sudah populer di masyarakat Kabupaten Tuban,” ujar Umi Kulsum, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, Malem Songo diyakini masyarakat sebagai malam yang baik dan penuh berkah karena waktunya mendekati malam Lailatul Qadar. Karena itu, banyak pasangan memilih melangsungkan akad nikah pada malam tersebut tanpa harus menghitung kecocokan weton dalam tradisi Jawa.
Sebagai bentuk pelayanan terhadap para calon pengantin, Kemenag Tuban menyiapkan sebanyak 34 penghulu yang akan bertugas menikahkan 358 pasangan di berbagai wilayah kecamatan.
Menurut Umi, rangkaian Malem Songo tahun ini dimulai pada Rabu setelah waktu Asar, yang jatuh pada 18 Maret 2026.
“Malam songo dimulai hari Rabu setelah Ashar, yang jatuh pada tanggal 18 Maret 2026,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Tuban Mashari mengungkapkan dari ratusan pasangan yang akan menikah tersebut terdapat dua calon pengantin yang masih di bawah umur.
“Cuman ada 2 yang dibawah umur, kalau catin poligami tidak ada,” jelas Mashari.
Tradisi Malem Songo memang menjadi momen yang paling banyak dipilih masyarakat untuk melangsungkan pernikahan dibandingkan hari-hari biasa. Dalam satu malam, ratusan pasangan dapat melaksanakan akad nikah secara bersamaan di berbagai kecamatan di Kabupaten Tuban.
Salah satu warga Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Ernik Istiyana, mengaku akan menikahkan anaknya pada Malem Songo tahun ini. Ia berharap momen tersebut membawa keberkahan bagi keluarga.
“Alasan kami karena sudah mendapatkan jodoh putra kami Faisal yang akan menikah dengan Fira pada malam songo dan harapannya semoga mendapat keberkahan,” tutup Ernik Istiyana. [dya/beq]






