Surabaya (beritajatim.com)– Bau kaki merupakan masalah umum yang bisa dialami siapa saja. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai bromodosis, yaitu bau tidak sedap yang muncul ketika keringat pada kaki bercampur dengan bakteri di permukaan kulit.
Kaki memiliki lebih banyak kelenjar keringat dibandingkan bagian tubuh lain. Ketika kaki berada di dalam sepatu dalam waktu lama, kondisi hangat dan lembap dapat memicu pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau tidak sedap.
Berikut penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi bau kaki yang perlu Anda ketahui.
Penyebab Utama Bau Kaki
Beberapa faktor dapat membuat bau kaki semakin kuat. Salah satunya adalah keringat berlebih akibat cuaca panas, aktivitas fisik, atau berdiri terlalu lama. Pada sebagian orang, kondisi ini juga bisa dipicu oleh gangguan medis seperti hiperhidrosis.
Selain itu, kebersihan kaki yang kurang terjaga juga berperan besar. Jarang mencuci kaki atau tidak rutin mengganti kaus kaki dapat membuat bakteri berkembang lebih cepat. Pemilihan sepatu juga berpengaruh, terutama jika terlalu sempit atau berbahan sintetis dengan sirkulasi udara yang buruk.
Perubahan hormon, stres, serta konsumsi makanan tertentu seperti bawang putih juga dapat memengaruhi bau keringat. Dalam beberapa kasus, kekurangan nutrisi seperti zinc atau vitamin C juga dapat berkontribusi pada perubahan bau tubuh.
Tips Perawatan di Rumah
Untuk mengurangi bau kaki, anda dapat memulai dengan menjaga kebersihan kaki setiap hari. Cuci kaki menggunakan sabun, lalu keringkan dengan baik terutama di sela-sela jari sebelum memakai kaus kaki atau sepatu.
Merawat kuku kaki juga penting. Menjaga kuku tetap pendek dan membersihkan sel kulit mati dengan batu apung dapat membantu mencegah penumpukan bakteri.
Anda juga bisa merendam kaki selama 15–20 menit dalam air hangat yang dicampur garam Epsom atau cuka. Cara ini dapat membantu mengurangi kelembapan serta menciptakan lingkungan yang kurang disukai bakteri.
Beberapa orang juga menggunakan antiperspiran pada kaki untuk mengurangi produksi keringat.
Perhatikan Kebersihan Sepatu dan Kaus Kaki
Cara anda merawat sepatu juga memengaruhi munculnya bau kaki. Sebaiknya jangan menggunakan sepatu yang sama setiap hari. Beri waktu sekitar 24 jam agar sepatu benar-benar kering sebelum dipakai kembali.
Gunakan kaus kaki berbahan katun atau bahan yang mampu menyerap keringat dengan baik. Sementara itu, sepatu dengan ventilasi yang baik dapat membantu menjaga kaki tetap kering. Membersihkan sepatu secara rutin juga penting. Anda dapat menyemprotkan disinfektan ke bagian dalam sepatu atau menjemurnya di bawah sinar matahari untuk membantu mengurangi bakteri. [Meychel Salsabyla]






