Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas tol Jombang-Mojokerto (Jomo), tepatnya di KM 676+700B, melibatkan sebuah bus Hino dengan nomor polisi AE 7650 UQ yang melaju dengan kecepatan sekitar 80 km/jam, Jumat (13/3/2026).
Kecelakaan ini menyebabkan kendaraan terperosok ke median jalan, namun beruntung seluruh penumpang selamat.
Kronologi kejadian bermula ketika bus yang mengangkut 12 orang dewasa, terdiri dari 10 penumpang, 1 sopir, dan 1 kernet, melaju dari Bali menuju Magetan. Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi bus yang diduga mengantuk kehilangan kendali.
“Kendaraan tersebut terperosok ke kanan dan berhenti melintang di median jalan di KM 676+550B, menghadap serong ke barat,” ujar Yuni Rihal, Departemen head Operation, Maintenance dan IT, Astra Tol Jomo.
Yuni Rihal menjelaskan, berdasarkan pengakuan Heri, sopir bus, pihaknya merasa mengantuk, lalu kehilangan kendali dan bus oleng ke kanan. Kendati demikian, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, dan semua penumpang berhasil dievakuasi menggunakan bus pengganti yang sudah disediakan.
Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah, sehingga faktor cuaca bukan penyebab utama kecelakaan. “Kerusakan pada sarana jalan tol juga telah didata, dan proses perbaikan segera dilakukan untuk mengembalikan kondisi normal,” lanjutnya.
Kecepatan kendaraan yang relatif tinggi serta indikasi kelelahan pengemudi menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan ini. Ke depan, untuk mencegah kejadian serupa, Astra Tol Jomo berharap agar pengemudi lebih berhati-hati, terutama pada ruas jalan yang rawan kecelakaan seperti yang terjadi di KM 676+700B. [suf]






