Lamongan (beritajatim.com) – Banjir yang masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan membuat warga harus mencari berbagai cara agar tetap dapat beraktivitas, termasuk untuk menunjang kegiatan belajar anak-anak.
Kondisi tersebut dialami masyarakat Desa Putatkumpul, Kecamatan Turi. Banjir akibat luapan Bengawan Jero yang telah berlangsung lebih dari empat bulan membuat warga kini mengandalkan jasa ojek motor roda tiga dan becak motor sebagai sarana transportasi untuk keluar masuk desa.
Salah seorang warga, Irnawati, mengatakan masyarakat lebih memilih menggunakan motor roda tiga atau becak motor karena dinilai lebih aman dibandingkan kendaraan roda dua.
Pasalnya, jika menggunakan sepeda motor untuk menerobos genangan air, kendaraan berisiko mogok maupun tergelincir karena permukaan jalan sudah mulai berlumut.
“Kalau mau keluar desa sekarang biasanya naik motor roda tiga atau becak motor,” kata Irnawati, Kamis (12/3/2026).
Ojek kendaraan roda tiga menjadi solusi yang dianggap paling praktis bagi warga untuk tetap beraktivitas di tengah situasi banjir. Selain lebih aman, ongkos yang dikenakan juga relatif terjangkau bagi masyarakat.
Untuk sekali perjalanan menuju desa terdekat dengan jarak sekitar tiga kilometer, warga hanya perlu membayar ongkos sekitar Rp5 ribu.
“Biasanya kalau ke desa lain yang jaraknya sekitar tiga kilometer, biasanya ongkos lima ribu rupiah,” ujarnya.
Meski menjadi solusi utama transportasi warga, jumlah kendaraan yang tersedia sangat terbatas. Di desa tersebut hanya terdapat dua unit motor roda tiga dan satu becak motor milik warga yang melayani kebutuhan transportasi masyarakat.
Selain menggunakan ojek motor roda tiga, sebagian warga juga memanfaatkan perahu untuk beraktivitas. Namun tidak semua jalur air dapat dilalui perahu karena banyak sungai yang dipenuhi enceng gondok.
Di tengah kondisi banjir yang belum surut, warga berharap genangan segera berkurang agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal. Mereka juga berharap saat Hari Raya Idulfitri nanti wilayah desa sudah terbebas dari banjir.
“Semoga banjir cepat surut, jadi saat Lebaran nanti sudah tidak banjir lagi,” harapnya. [fak/beq]






