Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan dengan disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Mojokerto pada, Minggu (8/3/2026) siang. Cuaca ekstrem ini menyebabkan sejumlah pohon tumbang di tiga lokasi berbeda.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, berdasarkan pantauan aplikasi BMKG Juanda, menunjukkan adanya hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di wilayah Mojokerto terjadi sekitar pukul 14.10 WIB
“Cuaca ekstrem mengakibatkan batang pohon patah dan tumbang di beberapa titik. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ungkapnya.

Kejadian serupa juga terjadi di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo. Pohon trembesi berdiameter sekitar 25 sentimeter tumbang dan menimpa kabel Penerangan Jalan Umum (PJU). Proses evakuasi selesai pada pukul 16.40 WIB sehingga arus lalu lintas kembali lancar.
Sementara itu di Desa Ngembeh Kecamatan Dlanggu, pohon mangga dengan diameter sekitar 45 hingga 50 sentimeter juga tumbang akibat angin kencang. Pohon tersebut berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.00 WIB dan kondisi lalu lintas kembali normal.
Khakim menambahkan, penanganan di lokasi dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto bersama unsur terkait, di antaranya Koramil setempat, PLN ULP Mojosari, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto, serta masyarakat sekitar.
“Tim TRC BPBD langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi pohon tumbang agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas. Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang,” tegasnya. [tin/but]






