Surabaya (beritajatim.com) – Banyak cara mengisi waktu luang di bulan Ramadan, salah satunya dengan mengikuti Kajian Adem Ramadan yang digelar di Masjid Al Akbar Surabaya, Minggu (8/3/2026).
Kajian tersebut menghadirkan Gus Rifqil Muslim Suyuthi dan Ning Imas Fatmah Zahro, serta diikuti ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Surabaya dan sekitarnya.
Dalam tausiyahnya, Gus Rifqil menegaskan bahwa menjaga ucapan dan perilaku merupakan inti dari ibadah di bulan Ramadan.
“Bagaimana kita membuat Ramadan ini adem, tentrem, dan ayem di Indonesia. Insya Allah Indonesia akan tetap aman,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan umat Islam yang menjalankan ibadah puasa untuk tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga seluruh pancaindra.
“Di Ramadan ini kita harus menjaga, bukan hanya makan dan minum saja. Tapi kita juga harus menjaga pancaindra kita, pandangan kita dijaga, lisan kita dijaga, hati kita dijaga, dan yang paling penting jempol kita juga harus dijaga,” ujarnya di hadapan jamaah.

Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Masjid Al Akbar Surabaya sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur, Dr. KH. M. Sudjak, M.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan kajian seperti ini sangat positif untuk mendorong semangat generasi muda dalam mendalami ilmu agama.
“Generasi muda adalah generasi penerus. Kami bangga dan bahagia melihat banyak generasi muda yang bersemangat menghadiri kajian seperti hari ini. Kami juga mengapresiasi AQUA dan berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi jamaah serta bisa berkelanjutan ke depannya,” ungkapnya.
Senior Director Public Affairs and Sustainability AQUA, Karyanto Wibowo, mengatakan pemilihan Masjid Al Akbar Surabaya sebagai lokasi kajian didasari oleh perannya sebagai salah satu masjid terbesar dan ikon umat Islam di Jawa Timur yang memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat.
“Melalui #TemanAdemRamadan, AQUA ingin mengajak masyarakat memaknai kesejukan secara lebih luas. Kami ingin menghadirkan adem yang tidak hanya terasa secara fisik, tetapi juga menginspirasi sikap, tindakan, dan ketenangan hati agar perjalanan Ramadan dapat dijalani dengan penuh makna,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kecukupan hidrasi selama menjalankan ibadah puasa agar tubuh tetap fokus dan optimal.
Selain kajian keagamaan, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian sekitar 1.000 paket takjil serta penyaluran santunan Ramadan kepada anak-anak yatim di sekitar kawasan Masjid Al Akbar Surabaya.
Inisiatif tersebut disambut positif oleh pengelola masjid dan dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar.
Kajian Adem Ramadan sendiri merupakan bagian dari rangkaian program #TemanAdemRamadan dari AQUA. Program ini juga menghadirkan Teras Adem AQUA sebagai ruang jeda dan rehat, konten reflektif kajian, serta kemasan AQUA edisi khusus Ramadan yang mengajak masyarakat menghadirkan sikap adem dalam keseharian.
Program tersebut juga digelar di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, sebagai upaya mendampingi generasi muda dalam menjalani perjalanan spiritual Ramadan dengan lebih tenang, sejuk, dan bermakna.
Kajian Adem Ramadan tidak hanya menghadirkan siraman rohani, tetapi juga aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar masjid serta kolaborasi untuk pemberdayaan masjid dan umat. [way/but]






