Surabaya (beritajatim.com) – Persita Tangerang akan menjamu Madura United dalam lanjutan kompetisi Super League di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (7/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi laga penting bagi kedua tim yang sama-sama berupaya mengamankan poin sebelum jeda panjang Lebaran.
Bagi Persita, pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir untuk menutup rangkaian laga sebelum jeda kompetisi dengan hasil positif. Tim berjuluk Pendekar Cisadane menargetkan kemenangan agar tetap menjaga peluang memperbaiki posisi di papan klasemen.
Pelatih Persita, Carlos Pena mengakui bahwa timnya memiliki waktu persiapan yang cukup singkat karena jadwal pertandingan yang padat dalam beberapa hari terakhir.
“Persiapan kami sangat singkat. Ini adalah pertandingan keempat dalam 12 hari terakhir,” ujar Pena menjelang pertandingan.
Meski demikian, ia menilai para pemain tetap menunjukkan semangat tinggi usai meraih kemenangan penting saat menghadapi PSM Makassar di Parepare pada laga sebelumnya.
“Para pemain bekerja sangat keras. Perjalanan ke Parepare sangat jauh, tetapi kami sangat termotivasi untuk pertandingan ini. Ini laga yang sangat penting bagi kami dan kami ingin kembali meraih tiga poin,” katanya.
Pena juga berharap dukungan langsung dari para suporter Persita dapat menjadi energi tambahan bagi timnya saat bermain di kandang sendiri.
“Laga ini adalah waktu yang baik bagi para penggemar untuk datang ke stadion. Kami menunggu dukungan mereka karena kami sangat membutuhkannya,” tambahnya.
Saat ini Persita Tangerang berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 38 poin dari 24 pertandingan. Pendekar Cisadane mencatatkan sebelas kemenangan, lima hasil imbang, dan delapan kekalahan sepanjang musim ini.
Di sisi lain, Madura United datang ke Tangerang dalam kondisi tertekan setelah menelan kekalahan pada pertandingan sebelumnya melawan Malut United. Hasil tersebut membuat Laskar Sape Kerrab harus berjuang keras keluar dari papan bawah klasemen.
Saat ini Madura United menempati peringkat ke-14 klasemen Super League dengan raihan 20 poin dari 24 laga. Tim asal Pulau Madura itu baru mengoleksi empat kemenangan, delapan hasil imbang, dan 12 kekalahan.
Pelatih Madura United, Carlos Parreira, menyebut jadwal kompetisi yang padat menjadi tantangan tersendiri bagi timnya dalam mempersiapkan pertandingan.
“Kita punya tiga hari persiapan setelah pertandingan melawan Malut. Kita butuh waktu lebih untuk recovery kondisi pemain. Kemarin kita menyiapkan strategi dan beberapa sentuhan dalam latihan taktik untuk pertandingan ini,” ujar Parreira.
Madura United juga diperkirakan belum dapat diperkuat sejumlah pemain inti yang mengalami cedera, di antaranya Junior Brandao dan Mendonça. Meski demikian, Parreira menegaskan timnya tetap membawa skuad terbaik untuk menghadapi Persita.
“Kita memang kehilangan beberapa pemain inti, tapi kita membawa tim yang kuat untuk pertandingan ini. Dalam situasi sekarang, kita harus berusaha mendapatkan poin di pertandingan berikut,” katanya.
Cedera kepala yang dialami Mendonça pada pertandingan sebelumnya membuat bek andalan Madura United itu berpotensi absen. Namun kabar baik datang dari Pedro yang sudah bisa kembali bermain setelah menjalani hukuman akumulasi kartu.
Sementara itu, penjaga gawang Madura United Miswar Saputra menegaskan bahwa timnya tetap memiliki motivasi tinggi meskipun beberapa pemain harus menepi.
“Walaupun kita banyak kehilangan pemain, Madura United bukan tentang satu atau dua pemain saja. Kita punya banyak pemain. Kita sudah kerja keras sejak tiga hari terakhir dan datang ke sini dengan motivasi tinggi,” ujar Miswar.
Ia menambahkan, seluruh pemain telah menjalani persiapan intensif bersama tim pelatih untuk menghadapi Persita. Berbagai strategi juga disiapkan agar Madura United mampu bangkit dan kembali meraih kemenangan. (faw/ted)






