Surabaya (beritajatim.com) – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Kantor Desa Rejeni, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, dengan menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, yang menyapa masyarakat secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini menegaskan pentingnya penguatan gizi masyarakat melalui kolaborasi pemerintah dan warga.
Dalam sambutannya, Indah menyampaikan apresiasi kepada jajaran Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah desa, serta masyarakat yang hadir. Ia juga memohon maaf karena belum dapat hadir secara langsung lantaran tengah menjalankan agenda tugas menuju Semarang.
Indah menjelaskan, sebagai anggota Komisi IX DPR RI, dirinya bermitra dengan BGN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, BPOM, BPJS Kesehatan, serta BPJS Ketenagakerjaan. Kemitraan tersebut berkaitan erat dengan penguatan layanan kesehatan dan perlindungan sosial masyarakat.
Menurutnya, kehadiran BGN sebagai lembaga baru merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Melalui program Makan Bergizi Gratis, pemerintah ingin memastikan kecukupan gizi masyarakat, tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga sejak masa kehamilan. Program ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia mengapresiasi keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Rejeni yang telah berjalan sekitar tiga bulan. Namun, ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Menurut Indah, keberhasilan MBG tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan pengawasan aktif serta masukan konstruktif dari warga agar program berjalan tepat sasaran dan bebas konflik kepentingan.
Ia menegaskan fungsi DPR RI adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Komitmen tersebut, lanjutnya, akan terus dijalankan demi memastikan SPPG berjalan optimal.
Sebagai penutup, Indah mengajak warga memanfaatkan posko aspirasi yang tersedia sebagai ruang komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Ia berharap sosialisasi ini memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Sidoarjo. [tok/beq]






