Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara konsisten mendorong transformasi seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayahnya menjadi “Mall Orang Sehat” demi memperkuat layanan pencegahan penyakit. Inovasi ini bertujuan mengubah paradigma masyarakat agar rutin memeriksakan kondisi fisik secara berkala tanpa harus menunggu munculnya gejala medis atau jatuh sakit.
Upaya tersebut ditekankan Bupati Ipuk saat meninjau langsung operasional layanan promotif dan preventif di Puskesmas Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, pada Senin (23/2/2026). “Fasilitas ini kita dorong agar masyarakat tidak hanya datang berobat saat sakit, tetapi juga rutin mengecek kesehatannya saat sehat juga. Deteksi dini,” ujar Ipuk di sela kegiatannya.
Menurut Ipuk, selama ini paradigma layanan kesehatan di tengah masyarakat masih sangat didominasi oleh kesadaran untuk berobat setelah penyakit menyerang. Banyak warga yang baru mendatangi fasilitas kesehatan hanya ketika sudah mengalami keluhan serius sehingga penanganan medis cenderung berfokus pada pengobatan.
Kondisi tersebut dinilai perlu diubah agar layanan kesehatan di Banyuwangi lebih berorientasi pada peningkatan kualitas hidup melalui pencegahan jangka panjang. “Kunjungan ini sekaligus memastikan layanan berjalan baik serta melihat langsung fasilitas promotif dan preventif yang tersedia bagi masyarakat,” kata Ipuk menambahkan.
Di Mall Orang Sehat, masyarakat dapat mengakses beragam fasilitas pemeriksaan mulai dari pengecekan tekanan darah hingga konsultasi gizi secara mendalam. Selain itu, tersedia layanan pemeriksaan gula darah, pengukuran lingkar perut, serta edukasi pola hidup sehat untuk mencegah penyakit tidak menular.
Fasilitas ini juga menyediakan ruang khusus untuk edukasi pencegahan stunting dan pengukuran antropometri bagi anak-anak guna memastikan tumbuh kembang yang optimal. “Silakan konsultasi untuk pencegahan dini,” ajak Bupati Ipuk kepada warga yang tengah memanfaatkan fasilitas di Puskesmas Sambirejo tersebut.
Salah satu warga, Purwati, mengaku kini lebih rutin memeriksakan kondisi fisiknya ke puskesmas meskipun tidak sedang merasakan keluhan penyakit tertentu. Motivasi utamanya adalah kesadaran akan adanya riwayat hipertensi dalam keluarganya yang menuntut pemeriksaan kesehatan secara terjadwal.
Purwati mengapresiasi keramahan petugas serta akses layanan konsultasi mengenai cara pencegahan tekanan darah tinggi yang disediakan secara cuma-cuma. “Di sini saya bisa konsultasi tentang cara mencegah hipertensi. Alhamdulillah pelayanannya ramah dan tidak dipungut biaya,” ungkapnya kepada Bupati Ipuk.
Keberadaan Mall Orang Sehat merupakan ikhtiar nyata Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap status kesehatan mandiri. Inisiatif ini diharapkan mampu menurunkan angka kesakitan masyarakat melalui intervensi kesehatan yang dilakukan sejak tahap paling awal atau promotif.
Bupati Ipuk berharap seluruh elemen masyarakat di setiap kecamatan dapat memanfaatkan fasilitas ini sebagai pusat konsultasi kesehatan utama setiap bulannya. “Saya berharap fasilitas seperti Mall Orang Sehat dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga sebagai tempat konsultasi dan pemeriksaan kesehatan rutin,” pungkas Ipuk. [alr/beq]






