Mojokerto (beritajatim.com) – Puluhan pedagang makanan dan minuman (mamin) kekinian berjajar di sepanjang Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Selama bulan Ramadan, mereka menggelar lapak dagangan jelang buka puasa.
Sejumlah baik makanan maupun minuman kekinian dapat ditemukan dengan mudah di sini. Masyarakat Kota Mojokerto yang ingin ngabuburit sembari berburu takjil bisa datang di sepanjang Jalan Ketidur. Mereka buka mulai sore hari hingga malam.
Tak jarang, jelang buka puasa tampak masyarakat datang berduyun-duyun untuk berburu mamin yang menjadi incarannya. Mamin kekinian banyak ditemui seperti dimsum, corndog mozzarella, es buah aneka rasa hingga makanan berat seperti rice bowl aneka varian.
Salah satu pedagang, Maulidiah mengaku, baru berjualan di hari kedua Ramadan, Jumat (20/2/2026) kemarin. Ini dilakukan lantaran ia ingin melihat antusias pembeli yang datang sembari ngabuburit di sekitar Pasar Loak Ketidur tersebut. Lantaran ramai, ia kemudian memutuskan berjualan.
“Baru hari kedua kemarin saya jualan karena di hari pertama saya melihat trafik dulu, apakah ramai berjualan di sini. Ternyata ramai jadi kami memutuskan berjualan di hari kedua Ramadan. Alhamdulillah ramai karena viral di TikTok,” ungkapnya, Sabtu (21/2/2026).
Ia kemudian memutuskan untuk membuka lapak bersama puluhan pedagang lainnya di sepanjang Jalan Ketidur. Ia menjual jajaran kekinian yakni cilok, tahu bakso original, tahu bakso isi keju, ceker, dan tempura. Jajanan kekinian tersebut dimasak dengan bumbu pedas.
“Saya jual Rp10 ribu untuk satu porsi atau bisa mix, dua varian. Harga segitu sudah kemasan boks plastik, cukup dimakan berdua. Jajanan ini sudah saya jual lama tapi bulan puasa ini, saya jual di sini. Saya berharap setiap harinya laris terjual jadi mari ramaikan, datang ke sini sembari ngabuburit,” katanya. [tin/kun]






