Situbondo (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jumat (20/2/2026) petang. Sebuah pohon kesambi berukuran besar tumbang dan menutup akses Jalan Pantura di Desa Kalianget sekitar pukul 18.45 WIB.
Peristiwa terjadi di ruas jalur nasional Pantura Banyuglugur, tepatnya di koordinat 7°43’27″S dan 113°37’59″E. Pohon yang berada di tepi jalan roboh melintang di badan jalan sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat beberapa saat.
Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Situbondo, Puriyono, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga dan segera mengerahkan tim ke lokasi.
“Begitu mendapat informasi, anggota Pusdalops dan TRC langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Kami juga berkoordinasi dengan unsur kecamatan, Polsek, Koramil, pemerintah desa dan relawan,” ujar Puriyono.
Tim gabungan melakukan pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw). Selanjutnya, potongan batang dipinggirkan dengan bantuan alat berat agar tidak lagi menghalangi badan jalan.
“Penanganan berjalan lancar. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Kerusakan material juga nihil,” tegasnya.
Unsur yang terlibat di antaranya staf Kecamatan Banyuglugur, anggota Polsek dan Koramil Banyuglugur, Pusdalops dan TRC BPBD Kabupaten Situbondo, Tagana Dinas Sosial, pemerintah Desa Kalianget serta warga sekitar.
Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di jalur Pantura kembali normal. BPBD mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan pohon tumbang, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung. [awi/beq]






